RADAR PURWOREJO - Pos Pelayanan Teknologi Perdesaan (Posyantekdes) Ngudi Mulyo Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo mengikuti Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XXV 2024.
Ketua Posyantekdes Ngudi Mulyo Barino menyampaikan, kelembagaan Posyantekdes Ngudi Mulyo memiliki tujuan untuk mendorong pendayagunaan teknologi tepat guna dan hasil produk UMKM masyarakat.
"Adapun produk yang dilombakan adalah produksi obat alami dari bahan baku buah nyamplung menjadi tamanu oil atau minyak nyamplung," katanya Kamis (27/6).
Selain itu, di bidang pertanian, membuat inovasi pompa air Askrepat untuk dimanfaatkan dalam pengairan pertanian. Serta, pemanfaatan limbah logam dan kayu yang kemudian dijadikan aksesoris. Yang dilombakan adalah kelembagaan pelayanan kepada masyarakat.
Yaitu, ditinjau dampaknya dan kegunaannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. "Untuk dana, kami mendapatkan Rp 10 juta dari desa. Jika ada sisa dana dari anggaran itu akan digunakan untuk pembangunan desa," ujarnya.
Sementara, Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Purworejo Lisnindiyarti menjelaskan, sebelumnya pada tingkat provinsi ada tiga kategori yang dilombakan, yaitu kategori Inovasi TTG, Inovasi Unggulan, dan Kelembagaan.
Kabupaten Purworejo mengikuti tiga kategori tersebut. Namun, yang lolos nominasi tingkat provinsi yaitu posyantekdes kategori kelembagaan. "Sehingga kami melanjutkan untuk berlaga di tingkat nasional kategori kelembagaan," jelasnya. (han/pra)
Editor : Satria Pradika