RADAR PURWOREJO - Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Purworejo tidak memiliki kelompok usaha bersama (KUBE). Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Ngombol, Bagelen, Kaligesing, dan Purworejo.
"Dari 16 kecamatan yang ada, hanya ada 12 kecamatan yang miliki KUBE. Kami berprasangka baik semoga empat kecamatan yang tidak memiliki KUBE ini sudah tidak ada warga miskinnya," ujar Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Purworejo Ahmat Jainudin, kemarin (7/7).
Diungkapkan, KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan usaha ekonomi produktif (UEP). Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga.
Selama ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo memberikan perhatian terhadap KUBE. Tahun ini, Pemkab Purworejo menyerahkan bantuan modal kepada 113 kelompok usaha bersama di 12 kecamatan.
"Terdiri dari 98 KUBE fakir miskin dan 4 KUBE disabilitas. Sisanya, 11 kube, baru bisa kami proses setelah di perubahan anggaran 2024," ujarnya. Adapun alokasi anggaran untuk bantuan modal tersebut berjumlah Rp 2,31 Miliar, masing-masing KUBE dapatkan Rp 20 juta.
Sementara, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan, Pemkab Purworejo saat ini tengah berupaya dalam percepatan penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan di Kabupaten Purworejo di 2023 masih berada pada angka 11,3 persen.
Bantuan KUBE tersebut merupakan salah satu upaya pemkab untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan. Sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 5/2017 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Purworejo, Pemkab memiliki PR untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin.
Selain upaya itu, pemkab juga memberikan berbagai bantuan pengembangan kapasitas, pelatihan produk dan kemasan, pelatihan manajemen usaha, perlindungan dan percepatan izin usaha, dan fasilitasi sentra-sentra perekonomian.han "Kami berharap, dengan upaya-upaya tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga angka kemiskinan bisa turun," harapnya. (han/din)
Editor : Satria Pradika