Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pengeloa Desa Wisata Harus Gila dan Siap Dipaido

Jihan Aron Vahera • Rabu, 10 Juli 2024 | 14:00 WIB
Desa wisata di Purworejo diberikan pelatihan pengelolaan desa wisata dari 8-12 Juli 2024 mendatang.Dinporapar Purworejo untuk Radar Jogja
Desa wisata di Purworejo diberikan pelatihan pengelolaan desa wisata dari 8-12 Juli 2024 mendatang.Dinporapar Purworejo untuk Radar Jogja

 


RADAR PURWOREJO - Sebanyak 40 peserta dari 17 desa wisata di Kabupaten Purworejo diberikan pelatihan pengelolaan desa wisata. Pelatihan tersebut diberikan mulai 8-12 Juli 2024 mendatang di Hotel Sanjaya Inn Purworejo.


Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo Agung Pranoto menyampaikan, kegiatan itu bertujuan memberikan bekal ketrampilan pengelola desa wisata di Kabupaten Purworejo.

"Pelatihan itu melibatkan akademisi dan praktisi wisata baik dari dalam maupun luar Purworejo," ujarnya Selasa (9/7).


Dia berharap, kegiatan tersebut dapat menggiatkan kembali aktivitas desa wisata di Kabupaten Purworejo. "Selain itu, dapat mendorong kesiapan desa wisata tersebut untuk untuk memanfaatkan potensi yang ada," harapnya.


Selama ini Dinporapar Purworejo, sangat memperhatikan keberadaan desa-desa wisata di Kabupaten Purworejo. Di antaranya, dengan rutin melakukan uji paket wisata setiap tahun. Tahun ini, Dinporapar Purworejo juga melakukan uji paket wisata di sepuluh desa.


Kepala Dinporapar Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho berharap, para pelaku wisata khususnya desa wisata di Kabupaten Purworejo dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mengembangkan potensi yang ada di desanya.

"Karena, dibandingkan dengan daerah lain yang menjadi tetangga, Purworejo memang relatif tertinggal," katanya.


Misalnya, Magelang sangat maju dengan kunjungan wisatawannya, Wonosobo memiliki berbagai agenda wisata bernilai nasional, hingga Kulonprogo juga memiliki wisata yang maju.

"Dengan keterbatasan yang ada, kami ingin mengajak seluruh pengelola desa wisata di Purworejo untuk berusaha menjadikan Purworejo daerah yang potensial," imbuhnya.


Menurutnya, ada tiga modal yang harus dimiliki oleh pengelola desa wisata agar desanya maju dan berkembang yaitu, gila, siap dipaido, dan menjadi seorang pemberani. "Gila yaitu melihat potensi atau peluang untuk dijadikan sesuatu yang bernilai jual," ucap Aan.


Kemudian, wani dipaido yaitu siap untuk dilihat sebelah mata oleh lingkungan sekitar. "Sedangkan, seorang pemberani, harus berani untuk tetap berdiri menghadapi para pahlawan kesiangan saat apa yang diperjuangan telah membuahkan hasil," tandas dia. (han/pra)

Editor : Satria Pradika
#Dinporapar #Desa Wisata #pelatihan #ekonomi kreatif #Purworejo