RADAR PURWOREJO - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purworejo menggelar tasyakuran atas suksesnya penyelenggaraan haji 2024, Rabu (31/7). Sebanyak 659 jemaah haji diberangkatkan tahun ini.
Tasyakuran tersebut dilaksanakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT), Kemenag Purworejo. Diikuti perwakilan jemaah haji 2024 sebanyak 50 orang, petugas haji daerah, pembimbing KBIHU (kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah), kepala urusan agama (KUA) se-Kabupaten Purworejo, hingga pemerintah daerah.
Kepala Kemenag Purworejo Aziz Muslim mengatakan, tasyakuran tersebut diselenggarakan sebagai refleksi rasa syukur atas tuntasnya penyelenggaraan dan ritual ibadah haji 2024. "Selain itu, untuk mensyukuri atas respons positif atas pelayanan yang diberikan oleh Kemenag Purworejo dan pemerintah daerah (pemda) kepada para jemaah haji," ujarnya Rabu (31/7).
Menurutnya, kegiatan haji tahun ini sangat istimewa karena Kemenag RI memberikan kebijakan untuk melakukan mitigasi atau antisipasi. Selain itu, berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah haji dengan formula 4-3-5.
Yaitu, empat hal serba perdana di haji 2024 antara lain, layanan fast track di tiga embarkasi, adanya layanan katering diberikan secara penuh selama jemaah di Mekkah, adanya tambahan kuota 20 ribu jemaah haji untuk Indonesia. "Serta, adanya skema Murur yang terencana dan sistematis," katanya.
Kemudian, tiga pengembangan ekosistem potensi ekonomi haji, antara lain ekspor bumbu nusantara, pengiriman daging dam petugas dan jemaah dalam bentuk kemasan daging olahan, serta mulai tahun ini Indonesia menggunakan makanan siap saji dalam layanan katering Jemaah haji Indoesia.
Selanjutnya, lima inovasi haji 2024 antara lain, transformasi digital dalam melakukan rekrutmen petugas, penggunaan aplikasi kawal haji, safari wukuf lansia non mandiri dan disabilitas dengan persiapan yang lebih matang. "Keempat, penggunaan IPS (international Pattient Summary) atau riwayat kesehatan jemaah haji pada kartu jemaah haji serta penyederhanaan proses tunda atau batal visa," bebernya.
Aziz menyebut, inovasi-inovasi yang diberikan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah terus berikhtiar agar jemaah haji dapat optimal dalam menjalankan ibadah haji. Penyelenggaraan haji ini sangat luar biasa karena melibatkan berbagai lintas instansi, baik Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kantor Imigrasi, dan sebagainya.
Kesuksesan ini juga berkat sinergitas antara Kemenag Purworejo dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Kami berharap tahun depan penyelenggaraan haji bisa sukses.”Kami tetap amanah untuk mengantarkan calon jemaah haji Kabupaten Purworejo menjadi haji yang mabrur," harap dia.
Kabag Kesra, Sekretariat Daerah (Setda) Purworejo Andang Nugerahatara Sutrisno menyampaikan, rasa syukur karena jemaah haji asal Kabupaten Purworejo baik jemaah kloter 5, 6, dan 7 berjalan lancar. "Semoga menjadi haji yang mabrur," imbuhnya.
Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan haji 2024 ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik dari semua pihak. Dia sangat mengapresiasi atas kesuksesan tersebut. "Semoga ini dapat terus bertahan dan meningkat pada penyelenggaraan haji di tahun-tahun berikutnya," harapnya.
Salah satu jemaah haji 2024 asal Kabupaten Purworejo Akhmad Qosiun mengaku sangat terlayani dengan baik. Pelayanan yang diberikan baik dari layanan kesehatan, tempat tinggal, hingga konsumsi sangat baik dan maksimal sehingga, para jemaah saat beribadah baik di Mekah ataupun Madinah bisa tumakninah.
"Atas semua layanan tersebut, saya mewakili seluruh jemaah haji Purworejo mengucapkan terima kasih, semoga menjadi amal solih dan diterima oleh Allah SWT," ucap dia. (han/din)
Editor : Satria Pradika