PURWOREJO - Desa Pandanrejo, Kaligesing, Purworejo akan memggelar Festival Budaya Desa Pandanrejo selama tiga hari. Yaitu, 26-28 Agustus 2024 dengan menampilkan segala kearifan lokal di desa tersebut.
Kepala Desa Pandanrejo Dwi Kristanto Sektyawan mengatakan, penentuan hari tersebut berdasarkan pada Rabu Wekasan bulan Safar yang menjadi fondasi untuk menentukan hari terlaksananya kegiatan tersebut. Festival budaya pada 2024 ini merupakan kegiatan yang kedua setelah dilaksanakan pada 2023 lalu.
"Festival tersebut menjadi gambaran dari aktivitas masyarakat yang sadar menjaga kelestarian budaya di desa," ujarnya Minggu (25/8). Festival Budaya Desa Pandanrejo pada hakikatnya merupakan kegiatan merti Desa Pandanrejo. Yakni, sebagai wujud rasa syukur masyarakat khususnya warga Desa Pandanrejo atas apa yang telah di berikan oleh Sang Pencipta.
Sektyawan mengungkapkan, festival budaya tahun ini menjadi spesial karena di 2024, Desa Pandanrejo ditetapkan sebagai Desa Budaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Setelah penetapan tersebut, pihaknya akan berkomitmen untuk menjadikan pondasi awal mewujudkan Pandanrejo yang berbudaya. "Tahun ini kami mengangkat tema Nyawiji, Greget, Sengguh Ora Mingkuh," katanya.
Tema tersebut memiliki harapan besar agar proses pembentukan karakter masyarakat desa yang berbasis budaya dapat terwujud. "bisa benar-benar dimaknai dari hati, dalam tutur kata, dan tingkah laku," harapnya.
Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari tersebut yaitu, pada 26 Agustus 2024 akan ada kegiatan pembukaan, penampilan karawitan, ketoprak, hingga penampilan tari Dolalak.
Kemudian, 27 Agustus 2024 ada penampilan kesenian lokal seperti tari Dolalak masyarakat Pandanrejo, Incling Langensari, dan juga kegiatan slametan Rajakaya. "Di 28 Agustus, ada kirab Baritan Rajakaya, Incling Pongjur Pitu Langensari, wayang kulit (Ki Aditya Fajar Pratama), resepsi budaya, wayang kulit (Ki Anom Sucondro," beber dia. (han/pra)
Editor : Satria Pradika