RADAR PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo tengah mempersiapkan tempat untuk relokasi pedagang Pasar Kutoarjo usai kebakaran hebat pada Jumat (16/8) lalu.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Dinkominfostasandi) Purworejo Yudhie Agung Prihatno menyampaikan, Pemkab Purworejo telah mengadakan koordinasi bersama DPRD Kabupaten Purworejo dan instansi terkait. "Termasuk PT Karsa Bayu Bangun Perkasa selaku pengelola pasar Kutoarjo dan Persatuan Pedagang Pasar (PAPPAS) Kutoarjo," ungkapnya Kamis (29/8).
Diungkapkan, untuk relokasi kegiatan Pasar Kutoarjo telah dilakukan dengan fasilitasi berupa pendirian tenda seng ukuran 4 x 6 meter sejumlah 77 unit. Adapun luas total ada 1.848 meter persegi di sekeliling pasar. "Pembagiannya ukuran 3 x 2 meter untuk kios dan ukuran 2 x 1,5 meter untuk los," sebutnya.
Kemudian, untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat, Pasar Kutoarjo akan ditutup menggunakan pagar seng. "Masyarakat diimbau untuk memasuki area dalam Pasar Kutoarjo yang saat ini masih dalam tahap persiapan penganggarannya," kata Yudhie.
Rencananya, pembangunan atau pembuatan pasar darurat baru akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 mendatang. "Untuk lokasinya masih dalam tahap pembahasan," tambah dia.
Dia menyampaikan, penanganan penyaluran bantuan bagi para pedagang Pasar Kutoarjo dapat melalui Pemerintah Kabupaten Purworejo. Yakni, terpusat melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosdaldukKB) Purworejo.
Untuk sementara ini, telah diserahkan santunan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purworejo kepada 50 perwakilan pedagang dari total 641 pedagang yang terdampak kebakaran, pada Kamis (22/8) lalu. Masing-masing pedagang menerima uang tunai Rp 1 juta.
Yudhi menambahkan, untuk pembagian santunan bagi 591 pedagang yang belum diterima akan dilaksanakan dalam waktu dekat oleh Dinsosdaldukkb Purworejo, DKUKMP Purworejo, dan Kecamatan Kutoarjo.
Rencananya, penyaluran akan dilakukan menggunakan jalur komunikasi satu pintu melalui Paguyuban Pedagang Pasar. "Tahapan yang sedang berjalan saat ini adalah proses validasi KTP pedagang," tandas dia.
Diberitakan sebelumnya, Pasar Kutoarjo kebakaran pada Jumat (16/8) lalu hingga mengakibatkan bangunan bagian dalam pasar habis terbakar. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti pemicu terjadinya kebakaran yang menghanguskan ratusan kios dan los pasar tersebut. (han/pra)