Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bapaslon di Pilgub Jateng Andika-Hendi Tertinggal dalam Hasil Survei, PDIP Purworejo: Survei Bersifat Dinamis

Jihan Aron Vahera • Kamis, 12 September 2024 | 14:35 WIB
Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa saat hadiri Rakercabsus DPC PDIP Purworejo, Rabu (11/9).
Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa saat hadiri Rakercabsus DPC PDIP Purworejo, Rabu (11/9).

 

PURWOREJO - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Andika Perkasa dan Hendar Prihardi (Andika-Hendi) berkunjung ke Purworejo. Mereka optimis akan menangkan Pilkada 2024 khususnya di Kabupaten Purworejo.

"Saya dan Mas Hendi bersilaturahmi dan memperkenalkan diri di sini. Karena bagaimanapun yang membantu saya dan Mas Hendi juga PDIP Purworejo," ujar Calon Gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa saat hadiri Rakercabsus DPC PDIP Purworejo di Gedung Ganeca Convention Hall pada Rabu (11/9).

Dia mengaku, siap dan optimis untuk memangkan Pilkada 2024. Terlebih, dia mengaku telah ditugaskan langsung oleh Ketua Umum PDIP sebagai calon Gubernur Jateng. "Saya harus melaksanakan tugas sesuai yang diamanahkan kepada saya. Jadi harus siap," tegasnya.

Baca Juga: PKS dan Golkar Kebumen Siap All Out Menangkan Duet Arif-Rista

Baca Juga: Belum Terlambat, Bawaslu Purworejo Dorong Pemkab Purworejo Revisi Perbup Soal Pemasangan APK Jelang Masa Kampanye

Andika juga menepis adanya kabar perang bintang. Menurutnya, bukan perang bintang tapi perang para calon. "Saya dan Mas Luthfi adalah calon-calon gubernur dan masing-masing kami pasti berusaha yang terbaik menawarkan visi, misi, dan program," ungkap dia.

Sementara, Ketua DPC PDIP Purworejo Dion Agasi Setiabudi mengaku, pihaknya kompak untuk memenangkan pasangan Andika-Hendi di Kabupaten Purworejo. Menanggapi hasil survei Kanigoro Network yang menunjukkan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin unggul, Dion menyebut hal tersebut masih dinamis.

"Pasangan Luthfi dan Taj Yasin kan sudah bergerak jauh-jauh hari mungkin sudah sejak dua bulan atau tiga bulan lalu. Sedangkan, Pak Andika dan Pak Hendi baru satu dua minggu terakhir turun ke Jateng sebagai paslon," sebut dia.

Sehingga, menurut Dion hal tersebut sangat lumrah jika dalam hasil survei terakhir pasangan Andika-Hendi tertinggal. "Kami yakin bahwa survei itu sebagai alat ukur yang bersifat dinamis dan dapat berubah setiap waktu," terangnya.

Baca Juga: Honda Big BOS Sulawesi Journey 2 Hadirkan Kegembiraan Berkendara dan Penjelajahan Menantang

Baca Juga: Mengenal Nama dan Asal-usul 5 Corak Batik Nusantara: Warisan Budaya Indonesia yang Diakui Dunia

Untuk itu, dalam waktu kurang lebih dua bulan menuju pelaksanaan Pilkada 2024 yaitu 27 November 2024, DPC PDIP Purworejo akan menggenjot hasil survei tersebut. Sekaligus, berupaya untuk memenangkan Pilkada Jateng 2024.

Dion menambahkan, Pilkada 2024 di Kabupaten Purworejo ini berbeda dengan pilkada-pilkada sebelumnya. Yaitu, koalisi antara  paslon di Gubernur Jateng dan paslon di Kabupaten Purworejo berbeda.

Diketahui, dalam Pilkada Purworejo 2024 ini, PDIP Purworejo berkoalisi dengan Partai Golkar. Sedangkan, di Pilkada Jateng 2024, PDIP dan Partai Golkar sama-sama mengusung paslonnya masing-masing. "Untuk menyikapi itu butuh kedewasaan politik," terangnya.

Disebutkan, hal tersebut didiskusikan bersama dengan partai koalisi di Kabupaten Purworejo. Yaitu, untuk di level provinsi mereka tetap all out bergerak di masing-masing paslon. "Tetapi ketika di kabupaten insyaallah kita akan tetap solid untuk pemenangan Yuli-Dion. Jadi, teknis kampanyenya yang akan kami atur," sambung dia.

Dia menambahkan, fenomena tersebut bukanlah hal yang pertama terjadi di Indonesia. Dia mencontohkan di Kabupaten Magelang pada pilkada gubernur dan bupati pada 2018. "Waktu itu di Kabupaten Magelang, PDIP dan PKB koalisi sedangkan gubernurnya PDIP dan PKB saling berkompetisi. Ini tinggal pengaturan teknisnya saja," tandas Dion. (han)

 

Editor : Heru Pratomo
#Jawa Tengah #Hendar Prihadi #andika perkasa #PDIP #Purworejo #Dion Agasi Setiabudi