Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

166 Warga di Enam Kecamatan Terima Bantuan Program Percepatan Penanganan Kemiskinan

Jihan Aron Vahera • Jumat, 13 September 2024 | 17:10 WIB

 

 

Photo
Photo

PURWOREJO - Pengentasan masalah kemiskinan masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Sebanyak 166 warga di enam kecamatan di Kabupaten Purworejo menerima bantuan program percepatan penanganan kemiskinan.

 

Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Kabupaten Purworejo Ahmat Jainudin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan yang berasal dari program corporate social responsibility (CSR) Bank Jateng Cabang Purworejo. Yakni, diwujudkan dengan program percepatan penanganan kemiskinan (PPPK).

 

"Sebanyak 166 sasaran itu ada di enam kecamatan yaitu Kecamatan Banyuurip, Purworejo, Bener, Butuh, Bayan dan Bagelen," ungkapnya Kamis (12/9). Total anggaran CSR dari Bank Jateng Purworejo tersebut yaitu Rp 175 Juta.

 

Adapun alokasi bantuan tersebut diperuntukkan untuk bantuan jambanisasi, penuntasan open defecetion free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan, penurunan stunting, bantuan listrik, dan bantuan pemberdayaan UMKM.

 Baca Juga: Sembuh Cedera, Arbi Siap Tunjukkan Performa Terbaik di FIM JuniorGP Jerez 

Baca Juga: Para Purnawirawann Jenderal Gabung Tim Pemenangan di Pilgub Jawa Tengah, Ahmad Luthfi: Bekerja Menampung Aspirasi Masyarakat

Sementara, Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah daerah (pemda) tidak bisa berjalan sendiri. Dia mengakui, perlu adanya bantuan dari berbagai pihak untuk penanganan kemiskinan.

 

Disebutkan, pemda terus berupaya menurunkan angka kemiskinan tersebut dengan melakukan berbagai upaya. "Selama beberapa tahun terakhir, pemda memang terus mengalokasikan anggaran untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan meminimalkan kantong-kantong kemiskinan," sebutnya.

 

Hasilnya, dalam tiga tahun terakhir jumlah penduduk miskin ekstrim di Kabupaten Purworejo terus mengalami penurunan. Pada 2021, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Purworejo mencapai 88 ribu jiwa. Kemudian, di 2022 turun menjadi 82 ribu jiwa. "Di 2023 turun lagi menjadi 81 ribu jiwa," imbuh Yuli.

 

Saat ini, kata Yuli, angka penurunan kemiskinan di Kabupaten Purworejo berada di peringkat delapan se-Jawa Tengah (Jateng). "Meskipun, angka kemiskinannya masih cukup tinggi," tandas dia. (han)

Editor : Heru Pratomo
#Bupati Purworejo Yuli Hastuti #Pemkab Purworejo #bansos