PURWOREJO - Desa Wareng, Butuh, Purworejo kini memiliki taman baca dengan nama Taman Baca Candradimuka. Taman baca tersebut diinisiasi untuk menumbuhkan literasi khususnya bagi generasi muda di desa tersebut.
Taman baca tersebut telah diresmikan pada Minggu (15/9). Yaitu, berada di Balai Desa Wareng dengan disediakan ruang khusus dan ada buku-buku bacaan. Taman baca tersebut berdiri atas kolaborasi dari Pemerintah Desa (Pemdes) Wareng, para pemuda desa yaitu Karang Taruna Tunas Dewa dan juga Yayasan Sosial Pendidikan Candradimuka (Candradimuka Foundation).
Kepala Desa Wareng Nur Rohman menyampaikan, dia sangat mengapresiasi atas kerja keras para pemuda dan yayasan karena telah menginisiasi taman baca tersebut. "Dengan adanya taman baca, harapannya bisa menjadi motivasi dan menambah literasi anak-anak di Desa Wareng,” ujarnya Senin (16/9).
Baca Juga: Kencangnya CBR series Antarkan Pebalap Astra Honda Raih Podium ARRC Sepang
Baca Juga: Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaat Tersembunyi Ampas Teh untuk Wajah!
Sebab, di tengah era gempuran teknologi saat ini, upaya menumbuh literasi sangat diperlukan. Para generasi justru terlena dengan dampak negatif dari gawai sampai akhirnya minat baca menurun.
Sementara, CEO Candradimuka Alam Reformasi menambahkan, menurut survei BPS pada 2023, indeks literasi masyarakat Kabupaten Purworejo terendah se-Jawa Tengah. Dari situ, pihaknya untuk melakukan pemerataan fasilitas penunjang pendidikan khususnya di desa-desa. "Kami inisiasi dengan mendirikan taman baca desa berkolaborasi dengan pemdes dan karang taruna desa,” sambungnya.
Dengan harapan, dapat memberikan akses literasi bagi masyarakat Desa Wareng. Selain itu, masyarakat setempat bisa aktif memanfaatkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan budaya membaca. "Semoga dapat menciptakan generasi yang lebih cerdas dan gemar membaca," tutur dia.
Adanya taman baca tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan, Dinporapar Purworejo Eny Widiarti. Menurutnya, dalam pengelolaan kegiatan taman baca perlu adanya pemberdayaan pemuda. Pemuda desa diharapkan juga dapat membuat program taman belajar yang bisa diikuti secara gratis oleh anak-anak di Desa Wareng. "Jadi nantinya tidak hanya sebagai taman baca saja," tandasnya. (han/pra)
Editor : Heru Pratomo