PURWOREJO - Polres Purworejo menerjunkan personel untuk pengawal pribadi (walpri) Calon Bupati (Cabup) Dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Purworejo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sebanyak 39 personel akan mengawal secara melekat pada cabup dan cawabup beserta istri.
Kabag Ops Polres Purworejo Kompol Sutoyo menyampaikan, pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan bagi cabup dan cawabup selama Pilkada 2024 ini. "Ada 39 personel walpri yang mengawal dua paslon beserta pengawalan istri," ujarnya Rabu (25/9).
Kompol Sutoyo menjelaskan, untuk sistem pengawalan, setiap calon dalam sehari dikawal sembilan personel. Yaitu, tiga personel pengawalan lalu lintas dan enam pengawalan pribadi. "Personel polwan yang mengawal cabup Ibu Yuli ada empat personel. Untuk pengawal istri calon ada tiga polwan, masing-masing satu pengawalan," papar dia.
Baca Juga: Amin Mustofa Pimpin GP Ansor Kebumen
Diungkapkan, untuk pengawalan dilakukan secara melekat selama 1 x 24 jam. "ke mana beliau bergerak, mereka kami amankan," terang Kompol Sutoyo.
Dia mengungkapkan, para personel memiliki tugas dan tanggung jawan untuk mengamankan para calon. Pengawalan tersebut dilakukan sejak penetapan cabul dan cawabup sampai pencoblosan dan penetapan pemenang. "Khusus pemenang, akan kami kawal sampai pelantikan nanti," jelasnya.
Selain melakukan pengawalan pribadi terhadap para calon, Polres Purworejo juga telah menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan tahapan Pilkada 2024. "Untuk pengamanan per tahapan berbeda, tahap kampanye kami melibatkan 155 personel," ungkap dia.
Sementara, untuk tahap pencoblosan atau pemungutan suara diterjunkan sebanyak 500 personel. Berbeda dari Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 pada Februari lalu, pengamanan pada Pilkada 2024 lebih sedikit.
Saat pemilu, personel yang ditugaskan ada 530 personel. Sedangkan, di Pilkada 2024 hanya 500 personel karena jumlah tempat pemungutan suara (TPS) berkurang dibandingkan saat pemilu. "Harapannya, dengan pengamanan yang dilakukan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terkendali dan kondusif," tandas Kompol Sutoyo. (han)
Editor : Heru Pratomo