Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Jadi Garda Terdepan di Sektor Wisata, Pramuwisata di Purworejo Digenjot Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi

Jihan Aron Vahera • Kamis, 7 November 2024 | 15:25 WIB
Photo
Photo

PURWOREJO - Sepuluh tenaga kerja bidang pariwisata di Kabupaten Purworejo mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Yaitu, para pramuwisata yang mengelola wisata pemerintah ataupun desa wisata.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi itu telah dilakukan pada Senin-Selasa (4-5/11). Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo dalam hal ini menggandeng lembaga sertifikasi profesi pariwisata dari Jogjakarta.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Dinporapar Purworejo Agung Pranoto menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan bekal kepada para pramuwisata di Purworejo agar memiliki kemampuan yang memadai. “Adanya sertifikasi ini menjadi bentuk pengakuan terhadap mereka sebagi pengelola wisata,” ujarnya Rabu (6/11).

Agung berharap, dari pelatihan dan sertifikasi itu dapat memberikan bekal yang cukup bagi pramuwisata untuk mengembangkan wisata yang dikelola. "Sektor wisata itu terus berkembang, jika (pengelola) hanya sekadar menunggu maka hanya akan berjalan di tempat, tidak berkembang," ucap dia.

Sementara, Sekretaris Dinporapar Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim menambahkan, Kabupaten Purworejo memiliki potensi wisata yang beragam dan lengkap. Untuk itu, sektor pariwisata di Purworejo sendiri menjadi salah satu prioritas yang harus ditangani.

Diungkapkan, Kabupaten Purworejo memiliki program Dolan Purworejo. Bahkan, sudah menjadi keunggulan karena masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kabupaten Purworejo. "Untuk mensukseskan program tersebut perlu peningkatan kemampuan para pelaku wisata," sebut dia.

Salah satu upayanya yaitu, sumber daya manusia (SDM) pramuwisata sebagai ujung tombak atau garda terdepan harus ditingkatkan. “Sehebat apapun destinasi, atraksi, dan sarana pendukung, jika pemandunya tidak bisa membuat nyaman tidak akan bisa maksimal," katanya.

Untuk itu, menurut Erlangga, peningkatan kemampuan pramuwisata adalah hal penting. Dia berharap, dengan kualifikasi yang dimiliki oleh para pramuwisata dapat meningkatkan kinerja di lapangan. "Bukan lagi sosok yang bekerja sakmadyane atau sekedar menggugurkan kewajiban semata," tutur dia.

Dia juga berharap, sepuluh pramuwisata yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi dapat mengimplementasikannya secara langsung. Dengan kompetensi yang dimiliki, harapannya mereka bisa menjadi seseorang yang benar-benar miliki kemampuan di bidang pariwisata. (han)

 

Editor : Heru Pratomo
#Pariwisata #pramuwisata #kompetensi #Purworejo