PURWOREJO - Polres Purworejo menggelar apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 pada Selasa (26/11) pagi. Sebanyak 500 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran pemungutan suara.
Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan, baik dari Polri, Linmas maupun pihak terkait lainnya. Sebanyak 500 personel itu, terbagi menjadi 386 personel akan ditempatkan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) dengan sistem pengamanan yang terbagi dalam pola 2 : 6 : 12, yaitu dua personel Polri, enam TPS, dan 12 personel Linmas.
Kapolres Purworejo AKBP Edy Bagus Sumantri menyampaikan, akan pentingnya kesiapan para petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara yang berlangsung. "Hari ini, kami melaksanakan tugas besar untuk memastikan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Purworejo berjalan aman, lancar, dan tertib," katanya Selasa (26/11).
Baca Juga: Mengungkap Rahasia Cacing Tembiluk yang Bisa Dikonsumsi Mentah: Cacing Kayu Kaya Manfaat Kesehatan
Dikatakan, semua pihak harus saling bahu-membahu dalam menjaga situasi agar masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman. Dalam Pilkada kali ini, Kabupaten Purworejo total ada 1.392 TPS. "Dari jumlah tersebut, sembilan TPS dikategorikan sebagai TPS lokasi khusus (loksus)," tambah dia.
AKBP Edy menyebut, TPS loksus tersebut tersebarmemerlukan pengamanan ekstra. Adapun TPS loksus tersebar di Rutan Purworejo, Rutan Anak Kutoarjo, Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi Berjan, Ponpes Al-Iman Bulus, Ponpes Al-Anwar Maron, dan Ponpes Darut Tauhid Kedungsari. "Nantinya, para petugas pengamanan di TPS akan berada di ring 2, untuk menjaga jarak aman dan mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Disampaikan, Polres Purworejo juga menerima bantuan dari Kompi Brimob Kutoarjo yang mengirimkan 25 personel. Para personel Brimob itu akan memperkuat pengamanan di beberapa lokasi yang dianggap rawan.
Menurut dia, dengan adanya kekuatan pasukan yang solid dan pola pengamanan yang matang, pilkada tahun ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. "Serta, memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menyalurkan hak pilih mereka," sambung dia.
AKBP Edy mengimbau, kepada seluruh petugas untuk tetap menjaga netralitas dan profesionalisme selama pelaksanaan pemungutan suara. "Keamanan adalah prioritas utama kami, tapi kami juga harus memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan adil dan sesuai aturan," tandasnya. (han)
Editor : Heru Pratomo