Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Grengseng-Sahid Dapat 432.476 Suara, Sudaryanto-Agung 330.206 Suara pada Pilkada Kabupaten Magelang 2024

Naila Nihayah • Rabu, 4 Desember 2024 | 15:20 WIB

 

Bakal calon bupati dan wakil bupati Magelang Grengseng Pamuji (baju merah) dan Sahid (baju putih).NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA
Bakal calon bupati dan wakil bupati Magelang Grengseng Pamuji (baju merah) dan Sahid (baju putih).NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA
 

 

 

MUNGKID - Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Magelang nomor urut 02 Grengseng Pamuji-Sahid menang telak dari paslon nomor urut 01 Sudaryanto-Agung Trijaya. Paslon 01 memperoleh sebanyak 330.206 suara. Sementara paslon 02 mendapat 432.476 suara.

 

Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik menjelaskan, seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara di wilayahnya berjalan lancar. "Hari ini, kami menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara. Setelah penetapan ini, kami akan mengirimkan rekapitulasi hasilnya ke provinsi (KPU Jateng)," ujarnya di Artos Hotel & Convention, Selasa (3/12).

 

Pentapan rekapitulasi itu selaras dengan keputusan KPU Kabupaten Magelang Nomor 2665 Tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Magelang tahun 2024. Paslon nomor urut 01 hanya unggul di enam kecamatan, yakni Borobudur, Dukun, Muntilan, Mungkid, Tempuran, dan Bandongan.

 Baca Juga: Pemkot Magelang Gelontorkan Rp 142 Juta kepada Atlet Berprestasi

Sementara paslon nomor urut 02 menyapu bersih suara di 15 kecamatan. Seperti di Salaman, Ngluwar, Salam, Srumbung, Sawangan, dan Mertoyudan. Kemudian, Kajoran, Kaliangkrik, Candimulyo, Pakis, Ngablak, Grabag, Tegalrejo, Secang, serta Windusari.

 

Untuk diketahui, tingkat partisipasi Pilkada 2024 lebih rendah dibanding saat Pemilu 2024 lalu. Namun, jumlahnya meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni 81,02 persen. Sementara pada Pilkada 2018 sekitar 79,5 persen.

 

Dia tidak menampik, salah satu penyebab tidak maksimalnya tingkat partisipasi masyarakat pada Ppilkada adalah pemilih sedang berada di luar kota dan tidak pulang sehingga tidak ikut mencoblos. "Tren seperti ini berlaku secara nasional," jelas Rofik.

Baca Juga: DLHKP Kebumen Pastikan Penanganan Limbah APK Optimal 

Sementara itu, Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto bersyukur, gelaran pilkada di wilayahnya berlangsung lancar. "Mungkin ada sedikit kendala teknis yang biasa dan bisa teratasi, tidak ada kendala yang berarti," ungkap Sepyo.

 

Hanya saja, partisipasinya menurun dibanding Pemilu 2024. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi dan kajian. Sehingga penyelenggaraan pilkada, utamanya tingkat partisipasi masyarakat bisa lebih ditingkatkan kembali. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#perolehan suara #KPU #paslon #Grengseng Pamuji #Kabupaten Magelang #Sahid