Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dinas PUPR Kebumen Diminta Segera Tangani Jalan Rusak di Musim Penghujan

Muhammad Hafied • Kamis, 5 Desember 2024 | 14:25 WIB
Ketua Komisi D DPRD Kebumen Noviandri Dwi Alhadi.
Ketua Komisi D DPRD Kebumen Noviandri Dwi Alhadi.


 

KEBUMEN - Ketua Komisi D DPRD Kebumen Noviandri Dwi Alhadi meminta Dinas PUPR segera bertindak menangani jalan rusak. Dinas diminta sigap menanggapi keluhan atau laporan masyarakat soal jalan rusak. Terlebih, faktor musim penghujan seperti sekarang potensi kerusakan jalan bisa terjadi di banyak titik.

Menurut Dwi, kondisi ruas jalan yang rusak berisiko membahayakan pengguna jalan jika dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian serius dinas terkait sebelum timbul korban jiwa. "Kalau jalan wewenang kabupaten, ya dinas PUPR bergegas. Jangan tunggu korban, baru bertindak," ucapnya, Rabu (4/12).

Dwi paham bahwa porsi anggaran infrastruktur saat ini memang terbatas. Artinya dari anggaran tersedia belum mampu mencukupi kebutuhan di sektor infrastruktur. Kondisi ini yang membuat pengerjaan ruas jalan di Kebumen perlu dilakukan secara bertahap. Kendati begitu, Dwi meminta dinas tidak boleh kehilangan akal untuk menangani jalan rusak sembari menunggu proses penganggaran pada APBD. "Misal jalan rusak karena bencana, tinggal kolaborasi dengan BPBD. Yang penting penanganan cepat dulu. Kasihan masyarakat kalau menunda-nunda," jelas Dwi.

Selain itu, lanjut Dwi, lambannya penanganan jalan rusak akan menggangu aktivitas di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga ekonomi masyarakat. Dwi juga mendesak agar Dinas PUPR serius terhadap jalan rusak seiring mendekati libur hari besar nasional Natal dan Tahun Baru 2025. "Infrastruktur itu persoalan vital. Pacthing (penambalan) bisa jadi solusi sementara. Ini sebentar lagi juga liburan, pasti banyak orang hilir mudik," jelasnya.

Kondisi jalan rusak cukup parah terjadi di ruas Jalan Karangsambung-Sadang. Jalan yang berada di bawah bukit milik Perhutani ini ambles pada Senin (11/11). Kondisinya kini semakin parah seiring hujan deras yang melanda wilayah Kebumen.

Jalan di Desa Totogan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat Kebumen bagian utara sekaligus sebagai jalur alternatif Kebumen-Banjarnegara. Longsornya jalan itu juga membuat kendaraan harus melintas secara bergantian. "Sampai sekarang cuma dipasang rambu hati-hati. Belum ada tanda-tanda mau diapain begitu," kata warga setempat Heri Supriyadi. (fid)

 

Editor : Heru Pratomo
#DPRD #Jalan rusak #kebumen #dinas #Ketua Komisi D