PURWOREJO - Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan pentingnya optimalisasi layanan parkir. Dia ingin juru parkir (jukir) di wilayah Purworejo bekerja dengan ramah dan profesional. Hal ini disampaikan saat pembinaan dan sosialisasi peningkatan pelayanan parkir di Terminal Tipe A Purworejo, Rabu (22/10).
Dion mengatakan, sektor perparkiran di Purworejo kerap menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu penting bagi jukir mengedepankan profesionalitas dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masysrakat.
Baca Juga: Perjalanan Spiritual Farel Prayoga: Kisah Mualaf dan Dua Kali Syahadat
Menurut dia pelayanan jukir akan menentukan citra pelayanan publik. "Jukir adalah wajah kota Purworejo. Kualitas layanan parkir akan mencerminkan wajah daerah" ucapnya.
Dihadapan 120 jukir, Dion meminta agar kualitas layanan parkir terus ditingkatkan. Dia mengingatkan pentingnya memperkuat sistem administrasi retribusi parkir agar lebih tertib dan transparan. Apresiasi juga diberikan kepada jukir yang selama ini menjadi pejuang dalam optimalisasi pendapatan daerah. "Retribusi parkir itu hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan para jukir di lapangan," ungkapnya.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Jin yang Sering Menempel di Tubuh Manusia dan Cara Mengatasinya Menurut Islam
Di penghujung acara Dion menekankan pentingnya penggunaan karcis parkir sebagai bukti transaksi retribusi. Hal ini menurutnya cukup penting sebagai bentuk transparansi serta guna menghindari praktik pungutan liar.
"Melalui sinergi ini mari jaga ketertiban dan keamanan parkir," jelas Dion.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo Agus Widiyanto mengatakan, ratusan jukir sengaja dikumpulkan untuk diberi arahan sekaligus pembinaan. Pertemuan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi agar antar jukir saling kenal.
Pada kesempatan ini para jukir diberikan bantuan perlengkapan berupa rompi dan sepatu untuk penunjang kerja di lapangan. "Para jukir ini mitra kami. Mereka punya peran penting dalam peningkatan pendapatan daerah," ujarnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo