PURWOREJO - Penatian panjang penyelenggaraan road race atau balap motor di Purworejo akhirnya terwujud. Setelah hampir 10 tahun vakum, Purworejo dipilih sebagai lokasi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) bertajuk Casytha Manahadap Road Race 2025 Seri 4.
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi bersyukur Purworejo berhasil dipilih sebagai tuan rumah ajang balap motor. Ajang ini diharapkan bukan sekadar memberi dampak positif bagi dunia otomotif di Purworejo, namun juga sebagai lokomotif penggerak ekonomi. "Road race ini menumbuhkan kembali semangat dunia balap motor di Purworejo," ucap Dion saat menyaksikan balapan Sabtu (1/11).
Dion mengungkapkan, ajang balap motor kali ini menjadi pelecut semangat, khususnya bagi pembalap di Purworejo. Dia menyatakan, gelaran Casytha Manahadap Road Race 2025 Seri 4 kembali mengingatkan kenangan kolektif. Purworejo sempat berhasil menghantarkan pembalap lokal hingga mampu bersaing di ajang bergengsi.
"Purworejo itu, dulu gudangnya pembalap, banyak pembalap yang berkiprah secara nasional maupun internasional," katanya.
Dion menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan yang bersifat membangun sportivitas dan kreativitas bagi generasi muda. Dia berharap ajang balap motor tersebut menjadi agenda rutin tahunan di Purworejo. "Semoga tidak hanya sekarang saja, tetapi terus berlanjut," sebutnya.
Ajang balap motor bergengsi ini berlangsung pada 1-2 November 2025 di Sirkuit Alun-Alun Purworejo. Lebih dari 200 pembalap hadir di Purworejo untuk berebut tropi kejuaraan. Panitia membuka berbagai klasifikasi kejuaraan, mulai dari kelas bebek 2 tak dan 4 tak 116cc hingga 150cc.
Sementara itu, Penyelenggara Road Race Casytha Arriwi Kathmandu menyampaikan, ajang balap motor bukan hanya sebagai sarana hiburan masyarakat. Tetapi wadah untuk menjaring bibit pembalap potensial di Jawa Tengah. “Ini sebagai pembuka di tahun-tahun berikutnya," ujar anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova