Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Takhta Kosong di Keraton Surakarta: Dinamika Suksesi Usai Wafatnya Pakubuwono XIII

Magang Radar Purworejo • Rabu, 12 November 2025 | 17:45 WIB
KGPAA Hamangkunegoro saat pembacaan atur belasungkawa.
KGPAA Hamangkunegoro saat pembacaan atur belasungkawa.

RADAR PURWOREJO - Wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII meninggalkan kekosongan takhta di Keraton Surakarta.

Kini, proses suksesi menjadi sorotan publik seiring munculnya berbagai nama calon penerus di kalangan keluarga keraton.

Di tengah suasana duka, pihak internal Kasunanan sedang berusaha untuk tetap tenang dan menjaga keutuhan dalam masa transisi kepemimpinan ini.

Seperti yang sudah diketahui bahwa KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram sudah dilantik menjadi putra mahkota sejak 27 Februari 2022 lalu.

Namun, KGPAA Tedjowulan selaku adik dari mendiang Pakubuwono XIII dan mahamenteri mengatakan bahwa ada kemungkinan adanya kandidat lain penerus takhta Pakubuwono.

Ia menegaskan bahwa sang penerus takhta harus disetujui dan disepakati oleh seluruh kerabat keraton mulai dari keluarga besar Pakubuwono I hingga keluarga besar Pakubuwono XIII.

Suksesi ini juga menyita perhatian pihak luar seperti DPRD Kota Solo. Dilansir dari radarsolo.jawapos.com Ketua DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo, berharap proses suksesi ini bisa berjalan dengan damai tanpa adanya perpecahan.

Budi menilai bahwa dari dulu pergantian kepemimpinan di Keraton Surakarta selalu diwarnai dengan dinamika yang panas.

“Kalau dulu setiap pergantian selalu menimbulkan perpecahan, saya kira sudah saat belajar dari pengalaman. Kedepan, inilah waktunya untuk rekonsiliasi di internal keluarga,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan suksesi ini juga akan berdampak pada hubungan kelembagaan antara Keraton dan Pemerintah Kota.

Solo akan semakin baik jika hungan antara Pemerintah Kota, Keraton, dan Pura Mangkunegaran juga semakin membaik dan erat.

Ia juga berharap jika raja baru nantinya dapat merangkul dan menyatukan setiap golongan yang ada di lingkungan Keraton maupun di luar Keraton. (Nauralya D)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#keraton surakarta #tahta kosong #Dinamika Suksesi #Pakubuwono XIII #tahta #keluarga Keraton #Wafatnya Pakubuwono XIII