PURWOREJO - Esports Indonesia (ESI) Purworejo mulai bergerak cepat melakukan pembinaan serta penjaringan atlet. Hal ini ditandai dengan gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) E-Sports Purworejo 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Sarwo Edhie Wibowo, Minggu (7/12).
Ketua ESI Purworejo Roni Sumhastomo mengatakan, Esports saat ini telah masuk sebagai cabang olahraga (cabor) resmi. Perkembangannya pun sudah begitu cepat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Oleh karena itu, upaya pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, serta penguatan kelembagaan akan menjadi langkah penting guna memastikan Purworejo punya posisi strategis dalam perkembangan Esports. "Kejurkab ini dapat memberikan ruang bagi atlet-atlet muda," kata Roni.
Baca Juga: Astra Motor EduLife” Kelas Bahasa Inggris Gratis dari Astra Motor Yogyakarta
Kejurkab ini, lanjutnya, menjadi bagian dari komitmen ESI Purworejo dalam membangun ekosistem olahraga berbasis digital yang terstruktur, profesional dan berkelanjutan. Dia ingin atlet Purworejo ke depan dapat mewarnai setiap berbagai jenjang kejuaraan. "Tujuannya mengembangkan kemampuan, menjunjung sportivitas, dan membangun prestasi," ungkapnya.
Kejurkab E-Sports Purworejo 2025 tersebut diikuti 576 peserta. Ada tiga divisi kejuaraan yang dipertandingkan. Yaitu, terdiri dari 64 tim Mobile Legends Bang Bang, 48 Free Fire dan 32 eFootball.
Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan, Esports saat ini telah berkembang menjadi sebuah olahraga bergengsi dan telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi. Tidak sedikit atlet Indonesia telah meraih prestasi di berbagai turnamen internasional. "Ini mulai tumbuh dan berkembang baik di Purworejo," bebernya.
Ia mengaku akan mendukung penuh geliat industri game di Purworejo. Yuli menaruh harapan ajang kejuaraan Esports dapat terus digelar untuk meningkatkan prestasi olahraga berbasis digital di Purworejo. "Ajang ini sekaligus sebagai wadah pembinaan untuk mencetak atlet Esports," terangnya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Nova