Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bahas Revitalisasi Mangkunegaran, Menteri Dody Sambut Kunjungan KGPAA Mangkunegara X

Bahana. • Jumat, 12 Desember 2025 | 18:38 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum Menerima kunjungan resmi dari KGPAA Mangkunegara X, Gusti Bhre, pada Kamis (11/12).
Kementerian Pekerjaan Umum Menerima kunjungan resmi dari KGPAA Mangkunegara X, Gusti Bhre, pada Kamis (11/12).
Kementerian Pekerjaan Umum telah mendapat kunjungan resmi dari KGPAA Mangkunegara X, Gusti Bhre, pada Kamis (11/12) di Gedung Kementerian PU guna membahas rencana besar penataan Kawasan Mangkunegaran di Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam agenda tersebut, kedua pihak menyoroti rencana rehabilitasi yang mencakup tiga elemen penting kawasan Wangkawa, Pamedan, dan area Kavaleri.

Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU siap memberikan dukungan penuh dalam proses revitalisasi tersebut, dengan memastikan seluruh langkah penataan tetap sejalan dengan prinsip dan aturan pelestarian cagar budaya.

Menteri Dody menjelaskan bahwa seluruh aspek teknis penataan kawasan nantinya akan dibahas leboh lanjut bersama Direktorat Jenderal Cipta Karya, sembari menunggu rekomendasi dari pihak berwenang.

Sementara itu, KGPAA Mangkunegara X, Gusti Bhre, menuturkan bahwa sejumlah bangunan inti di lingkungan Mangkunegaran sebenarnya membutuhkan perhatian serius karena terdapat kerusakan struktural yang tidak tampak dari bagian luar.

“Kami kemarin sudah melakukan diskusi dan evaluasi dengan tim Kementerian PU.Ada bangunan yang secara tradisi paling sakral dan selama ini belum pernah dievaluasi secara struktural. Untuk kawasan Kavaleri, kami mengusulkan perbaikan bangunan di dalam karena itu merupakan jantungnya,” ujarnya.

Gusti Bhre turut menambahkan bahwa upaya merawat Mangkunegaran bukan hanya berkaitan dengan perbaikan fisik.

“Kami merawat bangunan bukan hanya caring, tapi juga mengsakralkan. Karena pendopo Mangkunegaran juga menjadi destinasi wisata utama di Surakarta, pusat kegiatan masyarakat dan pariwitasa juga tersentralisasi di kawasan pendopo. Jadi kalau kita perbaiki, dampaknya juga cukup besar bagi pariwisata dan masyarakat,” jelasnya.

Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Ditjen Cipta Karya, Rozali Indra Saputra, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan kajian awal di Mangkunegaran, meski sejumlah hambatan teknis masih ditemui.

Ia menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan survei tetapi ada halangan pada proses penilaian cagar budaya serta pemindahan material yang wajib mengikuti ketentuan secara khusus.

Di akhir diskusi, Menteri PU menekankan kembali pentingnya koordinasi lintas kementerian agar seluruh proses revitalisasi tetap sejalan dengan prinsip pelestarian warisan budaya.

Menteri PU juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan meminta rekomendasi dari Menteri Kebudayaan, karena setiap kegiatan yang menyangkut cagar budaya harus dibahas bersama Kementerian Kebudayaan, setelah dari Kementerian Kebudayaan, hal teknis akan disusun oleh tim dan akan diteruskan kepada Dirjen Cipta Karya.

Kementerian PU juga memastikan bahwa seluruh proses lanjutan, mulai dari penyusunan detail teknis, metode penanganan, hingga pendampingan revitalisasi Kawasan Mangkunegaran, akan terus diawasi dan ditangani oleh Ditjen Cipta Karya.

Penulis: Alif Rizki Wahyu N K

Editor : Bahana.
#KGPAA Mangkunegara X