PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mengajak Universitas Gadjah Mada (UGM) turut proaktif dalam pembangunan daerah. Melalui implementasi nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, peran serta UGM dinilai cukup strategis dalam konteks kemajuan Purworejo di berbagai sektor.
Pj Sekda Purworejo Tolkha Amaruddin menyatakan, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan inovasi serta solusi nyata. Melaui progam terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, peran serta perguruan tinggi cukup dinanti untuk menjawab tantangan pembangunan daerah.
Baca Juga: Tips Ala Honda Istimewa, Perhatikan Hal Ini Sebelum Mencuci Sepeda Motor
"Semoga momentum ini dapat menjadi awal bagi untuk membentuk sinergi dan kolaborasi konkret," kata Tolkha saat diskusi bersama perwakilan UGM dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Sabtu (10/1).
Menurut Tolkha, UGM memiliki sumber daya akademik dan keilmuan mumpuni dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah. Kontribusi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kegiatan riset terapan, pendampingan masyarakat, pengembangan potensi desa hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Dari 75 Kalurahan di Kabupaten BAntul, Hanya Ada 12 Perpustakan Aktif di Tingkat Kalurahan
Lebih lanjut, sinergi dengan perguruan tinggi juga diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta mengoptimalkan potensi lokal Purworejo. "Kami harap dapat berikan solusi terarah dan terukur dalam menjawab tantangan," jelasnya.
Tak lupa, Tolkha juga mengajak KAGAMA di Purworejo untuk menjadi agen perubahan. Salah satu caranya melalui sumbangsih pemikiran dan gagasan agar Purworejo dapat menjadi daerah berdaya saing. Sinergi ini dianggap penting agar pembangunan daerah dapat berjala sesuai kebutuhan masyaakat.
"Harapannya sinergi yang telah terjalin dengan baik antara UGM dan KAGAMA Purworejo dapat semakin solid dan kuat," ungkapnya.
Wakil Dekan Bidang Pengabdian Masyarakat UGM Prof Dr Nanang Fahrudin menyampaikan, salah satu indikator kenaikan rangking UGM tidak lepas dari peran alumni. Dia menyambut baik sinergi antara UGM dan pemerintah daerah karena dapat menguntungkan kedua belah pihak.
"Dengan FGD ini, muncul masukan dari para alumni. Bisa membangun UGM lebih baik lagi tentunya," ujarnya. (fid)