Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kursi Sekda Purworejo Akan Terisi Bulan Depan, Satu dari Tiga Kandidat Akan Dipilih Bupati

Muhammad Hafied • Minggu, 25 Januari 2026 | 20:00 WIB

 

Kepala BKPSDM Purworejo Agung Wibowo
Kepala BKPSDM Purworejo Agung Wibowo

PURWOREJO - Kekosongan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Purworejo akan segera terisi. Kepastian ini setelah muncul tiga nama kandidat terkuat calon sekda yang akan dipilih langsung oleh bupati.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pegembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Purworejo Agung Wibowo menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo sendiri mulai menyusun agenda pelantikan sekaligus pengambilan sumpah sekda definitif. Proses ini dijadwalkan berlangsung akhir Januari atau paling lambat awal Februari. "Bulan depan Purworejo sudah punya sekda," jelas Agung saat ditemui Jumat (23/1).

Agung mengatakan, pemkab melalui tim seleksi dipastikan telah menyelesaikan seluruh rangkaian seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT). Dari hasil seleksi itu terpilih tiga nama kandidat sekda yang kemudian diusulkan untuk mendapat rekomendasi dari gubernur sampai Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Begitu rekomendasi keluar langsung kami umumkan," ungkapnya.

Berdasar hasil seleksi akhir, terdapat tiga kandidat terkuat calon Sekda Purworejo. Masing-masing yaitu Ahmat Jainudin yang kini menjabat sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. Lalu, Budi Wibowo selaku asisten administrasi umum, dan Suranto sebagai kepala dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR). Ketiganya merupakan ASN lama di lingkup Pemkab Purworejo.

Secara aturan, lanjut Agung, pemilihan sekda definitif merupakan kewenangan bupati. Dari tiga nama yang lolos seleksi tersebut nantinya akan dipilih satu nama untuk menduduki kursi sekda. Dia pun yakin bupati saat ini telah mengantongi nama yang akan ditunjuk menjadi sekda definitif. "Tinggal ambil salah satu dari tiga kandidat. Itu hak prerogatif beliau," katanya.

Pada pertengahan Desember 2025, Pemkab Purworejo telah memulai seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan sekda. Seleksi ini diikuti sembilan ASN yang berangkat dari berbagai latar belakang. Adapun tahapan seleksi diawali asesmen atau penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti menegaskan, proses seleksi jabatan sekda menjadi bagian implementasi sistem meritokrasi ASN. Ia memastikan seluruh rangkaian seleksi jabatan sekda berjalan sesuai aturan. Yakni, dengan mengedepakan transparansi, objektif, dan akuntabel. "Tidak ada intervensi sedikit pun dari saya maupun Mas Dion selaku wabup," ucapnya.

Terpisah, salah satu peserta lelang jabatan sekda Suranto mengaku akan menghormati seluruh proses dan hasil seleksi JPT. Dia pun masih menanti hasil akhir yang bakal diumumkan bupati. Pada prinsipnya dia sebagai ASN menyatakan kesiapan ketika mengemban amanah dan kepercayaan dari bupati. "Yang namanya prajurit diperintah harus siap," kata Suranto. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#Sekretaris Daerah (Sekda) #Bupati Purworejo Yuli Hastuti #jabatan #calon sekda #Sekda Purworejo #Purworejo