Menariknya, selain beribadah, bulan suci ini juga diramaikan oleh berbagai tradisi dan kebiasaan unik yang membuatnya berbeda dari negara lain.
Simak 10 keunikan Ramadan yang hanya bisa ditemukan di Indonesia:
1. Berburu Takjil Menjelang Berbuka Pusa
Menjelang berbuka, suasana pasar Ramadan sangat ramai dipenuhi umat Muslim dan masyarakat lintas agama yang turut berburu takjil.
2. Sahur On The Road
Tradisi berbagi makanan sahur kepada orang-orang yang membutuhkan di jalanan menjadi salah satu kegiatan sosial khas Ramadan.
3. Perlombaan dan Kegiatan Keagamaan
Ragam kegiatan keagamaan dan perlombaan, termasuk lomba adzan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan ceramah, menjadi bagian dari perayaan Ramadan.
4. Makanan dan Minuman Khas Ramadan
Selama bulan Ramadan, banyak hidangan khas yang hanya muncul saat puasa, seperti kolak, es buah, kurma, dan berbagai jajanan tradisional.
5. Diskon dan Promo Ramadan
Selama Ramadan, toko, restoran, dan pusat perbelanjaan menawarkan berbagai diskon dan promo menarik yang membuat masyarakat antusias untuk berbelanja.
6. Pasar Ramadan
Pasar yang hanya hadir selama bulan puasa ini menawarkan beragam makanan dan minuman untuk berbuka, mulai dari hidangan tradisional hingga modern.
7. Mudik Lebaran
Pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri, meski sering terjebak macet tetapi tetap dinanti setiap tahun untuk berkumpul bersama orang tercinta.
8. Ngabuburit
Ngabuburit adalah tradisi menunggu waktu berbuka puasa sambil berjalan-jalan, bersantai, atau mencari makanan dan minuman untuk berbuka.
9. Buka Bersama
Tradisi makan bersama saat berbuka puasa dilakukan dengan keluarga, teman, atau rekan kerja, menciptakan kebersamaan dan keakraban.
10. Berburu Baju Lebaran
Menjelang Idul Fitri, masyarakat berburu baju baru, baik di toko maupun secara online. Live marketplace pun ramai ditotnton untuk mendapatkan penawaran terbaik.
Ramadan di Indonesia menghadirkan pengalaman yang unik dan penuh makna. Setiap tradisi, kuliner, dan kebersamaan selama bulan puasa menjadikan bulan suci ini selalu dinanti tiap tahunnya.
Penulis : Lutfiyah Salsabil
Editor : Bahana.