PURWOREJO – Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi langsung keluarga korban musibah kecelakaan air yang terjadi di Desa Bakurejo, Kecamatan Grabag. Didampingi Asisten Pemerintahan dan pimpinan perangkat daerah terkait, kunjungan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyerahkan bantuan, Senin (20/4).
Dalam kunjungan ke tiga rumah korban tersebut, Bupati menyerahkan santunan dari Baznas Kabupaten Purworejo serta bantuan sosial lainnya. Langkah ini menjadi wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah warganya yang sedang berduka.
Baca Juga: Sudah Lolos Semua Tes, CJH Gunungkidul Meninggal Mendadak Jelang Berangkat Haji
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, musibah bermula saat tiga anak asal Desa Bakurejo terseret arus saat sedang bermain air di Sungai Wawar, Jumat (17/4). Dalam insiden tersebut, dua anak dilaporkan meninggal dunia karena tidak mampu menyelamatkan diri.
Kedua korban meninggal adalah Alfin (12), putra dari Sugeng, warga Dusun 1 Bakurejo, dan Zaki (12), putra dari Supadi, warga Dusun 2 Bakurejo. Sementara itu, satu korban lainnya, Brian (11), putra dari Surani, berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus sungai.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Purworejo, kami menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas musibah ini. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Yuli Hastuti di sela-sela kunjungannya.
Kepada Brian, korban yang selamat, Bupati berpesan agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan bermain di kemudian hari. Yuli juga mengimbau orang tua untuk memberikan pendampingan intensif selama masa pemulihan, terutama guna mengatasi trauma psikologis akibat kejadian tersebut.
"Pendampingan sangat penting, bukan hanya pemulihan fisik tetapi juga psikis agar anak tidak mengalami trauma berkepanjangan," imbuhnya.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi seluruh masyarakat Purworejo untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diimbau untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan, baik itu sungai, kolam, maupun kawasan pantai, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor : Heru Pratomo