PURWOREJO - Kodim 0708/Purworejo resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Benowo, Kecamatan Bener, Rabu (22/4). Program ini berlangsung menjadi bagian keterlibatan prajurit TNI dalam upaya pemerataan pembangunan di Purworejo.
Dandim 0708/Purworejo melalui Pasi Teritorial Kapten Inf Afik Suranto menjelaskan, pelaksanaan TMMD kali ini terdapat sejumlah program pembangunan dengan sasaran fisik maupun nonfisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 566 meter. Selain itu sasaran tambahan berupa rehabilitasi teras masjid serta pembangunan gapura desa. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan dan pendampingan bekerjasama dengan instansi terkait. "Pelaksanaan TMMD ini melibatkan unsur TNI, Polri, serta masyarakat dengan semangat gotong royong demi kemajuan desa," jelasnya.
Pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan alat kerja secara simbolis. Adapun TMMD kali ini mengusung tema 'Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa'. Pelaksanaan program yang berlangsung selama satu bulan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
Asisten I Sekda Purworejo Ahmad Jaenudin menyampaikan, program TMMD telah terbukti membawa perubahan dari sisi pembangunan, khususnya di desa-desa. Dia mengapresiasi karena prajurit TNI melalui program TMMD berperan signifikan dalam akselerasi pemerataan pembangunan di Purworejo. "Program ini tidak hanya berfokus pembangunan infrastruktur, tetapi juga turut mendorong peningkatan kesejahteraan," ujarnya.
Baca Juga: Strategi GoZero% Telkom: Dorong Inklusi dan Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Teknologi
Dia berharap, pelaksanaan TMMD tahun ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat. Dengan begitu upaya percepatan pembangunan dapat terwujud. Dari TMMD, kata Jaenudin, menjadi modal untuk meningkatkan semangat gotong royong dan kolaborasi antar seluruh elemen masyarakat. "Melalui TMMD ini, mari kita optimalkan sinergi dan kebersamaan," tegasnya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Nova