PURWOREJO - Suksesi pergantian susunan pengurus Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa (Polosoro) Purworejo periode 2023-2026 berlangsung secara demokratis. Agenda yang dikemas dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII ini menghasilkan nama ketua baru, yakni Andi Prasetiawan.
Sosok kepala Desa Trirejo, Kecamatan Loano ini terpilih sebagai ketua periode 2026-2029 dengan perolehan 137 suara. Dalam prosesi pemilihan ketua tersebut Andi bersaing sengit dengan dua kandidat lain. Masing-masing Kepala Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip Hery Dwidoyo dan Kepala Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh Juminatun.
Baca Juga: Kali Pertama Padukuhan Jasem Dilanda Kekeringan, 76 Jiwa Andalkan Droping Air Bersih
Dari total 181 suara yang masuk, Juminatun berada di peringkat kedua dengan raihan 33 suara. Disusul Hery Dwidoyo yang memperoleh 10 suara. Panitia pemilihan mencatat terdapat satu suara dinyatakan tidak sah. Adapun pemilik hak suara merupakan delegasi perwakilan dari 16 kecamatan serta 25 pengurus Polosoro.
"Musda tidak hanya sebagai media pergantian pemimpin, tetapi juga menjadi wadah evaluasi dan penyusunan langkah strategis organisasi," ucap Ketua Panitia Musda VIII Polosoro Purworejo Dwinanto, Kamis (23/7).
Baca Juga: Kali Pertama Padukuhan Jasem Dilanda Kekeringan, 76 Jiwa Andalkan Droping Air Bersih
Musda yang berlangsung di Ganeca Convention Hall Purworejo ini merupakan agenda tiga tahunan Polosoro untuk proses penyegaran organisasi. Dalam proses tersebut ketua terpilih menggantikan Suwarto yang sedari awal memastikan tidak kembali mencalonkan diri sebagai calon ketua. Keputusan ini dia ambil sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan organisasi yang membatasi masa jabatan ketua maksimal dua periode.
Selepas ditetapkan sebagai ketua, Andi mengajak untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antar anggota maupun pengurus Polosoro. Dia meminta agar menanggalkan seluruh perbedaan dalam proses pemilihan ketua. Andi juga mengingatkan pentingnya persatuan organisasi untuk menghadapi tantangan nyata dalam konteks pembangunan desa.
Baca Juga: Stasiun Gambir dan Yogyakarta Jadi Destinasi Paling Diminati Penumpang Daop 2 Bandung
"Yang ada sekarang satu keluarga besar Polosoro. Tujuannya sama, bagaimana memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat," pesannya.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi peran Polosoro yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan. Menurutnya, keberadaan kepala desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Ia mengajak agar seluruh kepala desa melalui organisasi yang dibentuk dapat terus mengedepankan semangat kebersamaan serta gotong royong dalam membangun desa. "Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari peran pemerintah desa," katanya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Nova