Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Top of The Year 2023, Direktur PDAM Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si

Jihan Aron Vahera • Kamis, 30 November 2023 | 00:23 WIB
Direktur PDAM Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si. (JIHAN A/RADAR JOGJA)
Direktur PDAM Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si. (JIHAN A/RADAR JOGJA)

RADAR PURWOREJO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo memiliki beberapa program unggulan dalam memberikan layanan kepada masyarakat Purworejo. Program teranyar, adalah memberikan paket gratis dan paket murah bagi warga kurang mampu.

----------------
DARI tahun ke tahun, PDAM Kabupaten Purworejo mengalami pertumbuhan yang positif. Di bawah kepemimpinan Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si. sebagai direktur, BUMD milik Pemkab Purworejo ini semakin dipercaya masyarakat. Keberhasilan PDAM Puworejo, bisa dilihat dari grafik perkembangan jumlah sambungan ke rumah-rumah warga, hasil produksi air, juga kontribusinya terhadap APBD Kabupaten Purworejo.

Jumlah pelanggan mengalami kenaikan signifikan, jika awal kepemimpinan Wawan-panggilan akrab Hermawan Wahyu Utomo pada tahun 2015, baru 17 ribu sambungan rumah (SR), tahun ini sudah 32.140 SR.

Juga mampu menaikkan produksi, dari awal hanya 3 juta kubik, kini menjadi 6 juta kubik. Berikutnya, wilayah pelayanan, jika sebelumnya sembilan kecamatan, kini menjadi 12 kecamatan. Selain itu, juga mampu menaikkan deviden dari Rp 500 jutaan menjadi Rp 2,3 miliar. Juga menaikkan keuntungan, dari Rp 1 miliar, menjadi Rp 4,1 miliar.

Untuk menggapai kinerja tersebut, Wawan melakukan sejumlah terobosan, dan program-program unggulan. “Tahun ini, kami memiliki program paket gratis, dan paket murah bagi warga kurang mampu,” katanya.
Program layanan paket gratis bagi warga tidak mampu tersebut dibiayai dari DAK, yang diperuntukkan bagi 672 sambungan rumah. “Program ini untuk percepatan sambungan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pituruh dan Kemiri," tandas Wawan, Minggu (26/11).

Sedangkan paket murah, diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dimana untuk pasang baru hanya dikenakan biaya Rp 450 ribu. Pada hal jika dengan tarif normal, Rp 1,6 juta. “Untuk paket murah ini, pemasangannya sudah dimulai sejak September 2023, dan telah tercapai sebanyak 494 sambungan rumah. Itu diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki daya listrik di bawah 1.300 watt,” jelasnya.

Saat ini, Wawan juga tengah mengawal percepatan pemasangan SR yang merupakan program pemerintah pusat untuk 2024. Terhadap program ini, pendaftaran di akhir 2023, sebanyak 7500 SR, khusus di Kecamatan Kemiri, Pituruh, Butuh, Kutoarjo (Desa Bayem dan Majir) dan Grabag. “Ini merupakan program khusus, paket pemasangan sangat murah, hanya Rp 100 ribu,” katanya.

Sementara itu, dalam menangkap perkembangan era digital, PDAM Kabupaten Purworejo memiliki aplikasi SAPA Purworejo. Dari aplikasi ini, pelanggan dapat menyampaikan aduan yang dilayani 24 jam, yakni untuk mengetahui informasi rekening air, dan baca meter mandiri tanpa harus datang ke kantor PDAM.

Sebagai BUMD, PDAM Kabupaten Purworejo juga menjalankan program sosial kemasyarakatan. Selama musim kemarau 2023 ini, malakukan droping air bersih gratis untuk masyarakat terdampak kekeringan. Yakni, ke sejumlah desa di Kecamatan Gebang, Bayan, Purworejo, Banyuurip, Loano, dan Pituruh. "Yang sudah kami salurkan ke masyarakat, 60 tangki lebih,” katanya.

Atas kinerja dan terobosan tersebut, tahun ini Wawan mendapatkan penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB). Berikutnya, PDAM Purworejo mendapatkan penghargaan BUMD Award 2023 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Peringkat Kinerja Terbaik ke 3 Nasional Perumda Air Minum kategori PDAM dengan pelanggan kurang dari 50.000 SR.

PDAM Kabupaten Purworejo juga mendapatkan penghargaan TOP Award BUMD 2023 dari Majalah Top Bussines bekerja sama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga lainnya.

Wawan mengaku, dalam menakhodai PDAM Kabupaten Purworejo, tidak dijadikan sebagai beban. Baginya tugas itu merupakan tantangan agar perusahaan yang dipimpin terus berkembang. "Pastinya harus disiplin, profesional, menyatu, serta bersinergi dengan karyawan," ungkapnya.

Tak lupa, Wawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Menurutnya capaian kinerja PDAM yang dipimpinnya saat ini, karena didukung suluruh pihak. “Kinerja PDAM ini kita capai, karena didukung oleh semua pihak. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, kepada bupati, wakil bupati, dewan pengawas, DPRD, dan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (han/jko)

Editor : Satria Pradika
#Hermawan Wahyu Utomo #PDAM #BUMD #Tirta Perwitasari Purworejo