Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Meniti Karier dari Kurir Surat, Kini Rohmad Widodo Duduki Jabatan Dirut Bank Bapas 69

Naila Nihayah • Minggu, 14 Januari 2024 | 16:05 WIB
Dirut Bank Bapas 69 Rohmad Widodo
Dirut Bank Bapas 69 Rohmad Widodo

RADAR PURWOREJO - PT BPR Bank Bapas 69 merupakan salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) yang dibentuk untuk membantu dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Khususnya di Kabupaten Magelang. Saat ini, BUMD itu dipimpin oleh Rohmad Widodo yang merupakan generasi kelima.

Perjalanannya menjadi seorang direktur utama (dirut) tidaklah mudah. Ibarat tangga, dia harus melewati anak tangga paling bawah demi sampai di tangga teratas. Kendati begitu, jalannya pun tidak selalu mulus. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi.

Saat masuk ke Bank Bapas 69 pada tahun 2000, dia hanyalah seorang kurir surat. Namun, ia melakoni pekerjaannya dengan ikhlas dan penuh syukur. Bahkan, ia bercerita, pernah mendapat pengalaman yang tidak pernah dilupakan hingga saat ini.

Suatu ketika, Rohmad diminta mengirimkan surat ke Akademi Militer (Akmil). Tapi, jalur masuk yang dipakai, ternyata salah. “Karena tidak melihat markah dan salah masuk jalur, saya disuruh push up. Itu tidak mungkin saya lupakan,” kelakarnya saat ditemui Jumat (12/1).

Dia semakin getol untuk bekerja. Ketekunannya membawa Rohmad menjadi seorang analis di kantor pusat dan cabang. Lalu dipromosikan menjadi kepala kantor kas di Candimulyo, Grabag, Salaman, Borobudur, hingga menjadi seorang kepala cabang di Magelang Selatan.

Kariernya tidak berhenti di situ. Rohmad lantas diangkat menjadi seorang kepala biro pemasaran. Kemudian pada 2020, dia menjadi dirut operasional di kantor pusat. Pada 2021, dia didapuk menjadi dirut PT BPR Bank Bapas 69 periode 2021-2026 yang dilantik oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin.

Dia mengamini, rumus hidup bahwa semua kebaikan yang ditabur, itulah yang akan dituai. Terlebih sedari awal, dia memiliki prinsip untuk berbaik kepada siapapun tanpa terkecuali. “Dan itu betul-betul terjadi di diri saya. Saat itu saya bukan siapa-siapa. Tidak kenal yang namanya Pak Bupati, bukan saudara, tapi beliau memberikan amanah kepada saya sebagai dirut,” sebutnya.

Seusai dilantik, ada beberapa hal yang disampaikan kepadanya. Termasuk menyinggung asas kebermanfaatan Bank Bapas 69 untuk masyarakat Kabupaten Magelang. Selain itu, juga berkaitan dengan kesejahteraan para pelaku UMKM di wilayahnya.

Hal itu, kata Rohmad, selaras dengan komitmen Bank Bapas 69 dalam membantu pengembangan UMKM. Saat ini pun, ada sekitar 1.600 UMKM yang dibina Bank Bapas 69. Bahkan setiap tahunnya, dia melakukan pembinaan kepada 1.000 pelaku UMKM agar semakin naik kelas.

Sejak saat itu, dia bertekad untuk membawa Bank Bapas 69 menuju ke arah yang lebih baik lagi. Termasuk merangkul seluruh karyawan agar lebih kompak dan solid.

Pria kelahiran Karanganyar, 12 November 1974 itu tidak memungkiri, pekerjaan menjadi seorang dirut tidaklah mudah. Sebab seluruh tanggung jawab seolah berada di pundaknya.

Dia menyebut, di balik kesuksesannya memimpin Bank Bapas 69, ada keterlibatan dari Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai wujud syukur, setiap awal tahun Bank Bapas 69 menggelar mujahadah dan kunjungan ke 52 panti asuhan di Kabupaten Magelang untuk menyalurkan bantuan.

Selama perjalanannya, Bank Bapas 69 terus bersinergi dengan Pemkab Magelang. Dia pun tidak menargetkan yang muluk-muluk terkait pengembangan BUMD ini. “Yang penting bertumbuh dan sehat. Kalau tumbuhnya terlalu pesat, terus kesandung itu sakitnya luar biasa,” lontarnya. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#Magelang #dirut bpr