Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Pengusaha Sukses, Fidhy Kiawan yang Terjun ke Dunia Politik yang Ingin Dana Aspirasi Terserap 100 Persen untuk Masyarakat

Jihan Aron Vahera • Minggu, 10 Maret 2024 | 15:00 WIB

GIGIH: Fidhy Kiawan, seorang pengusaha di bidang bisnis properti yang terjun ke dunia politik. Berhasil mendapatkan 4.802 suara, dia dipastikan lolos menjadi wakil rakyat
GIGIH: Fidhy Kiawan, seorang pengusaha di bidang bisnis properti yang terjun ke dunia politik. Berhasil mendapatkan 4.802 suara, dia dipastikan lolos menjadi wakil rakyat
 

 

 

RADAR PURWOREJO - Fidhy Kiawan, 42, merupakan pria asal Desa Kemanukan, Bagelen, Purworejo. Dia memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Tahun ini, dia mengencangkan ikat pinggang untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2024 dalam pemilihan legislatif (pileg) anggota DPRD Purworejo melalui Partai Nasdem.

 

Fidhy bertarung dengan calon legislatif (caleg) lain di daerah pemilihan (dapil) 1 meliputi Kecamatan Purworejo dan Kaligesing. Meski pemain baru, berkat kegigihan dan restu dari keluarga, dia berhasil mengalahkan caleg lain dengan mendapatkan 4.802 suara.

 

Dia dipastikan lolos menjadi wakil rakyat dan menjadi wajah baru yang akan duduk di kursi DPRD Purworejo. "Alhamdulillah lega. Sebenarnya suara tersebut secara pribadi masih kurang. Targetnya bisa 6.000 supaya bisa dapat kursi sendiri tanpa gabungan suara dari partai," ujarnya saat ditemui Kamis (7/3).

Saat ditanya alasan memilih Partai Nasdem, Fidhy menyebut karena partai tersebut sejalan dengannya. Yakni, mengedepankan gerakan perubahan dan tanpa mahar. "Saya masuk dengan biaya Rp 0," ungkap dia.

Selain itu, mengedepankan rasa kekeluargaan. Sebab, caleg yang tidak lolos, dengan perolehan suara di atas 500 mendapatkan tali asih setiap bulan. "Besarannya Rp 500 sampai Rp 700 per suara. Asal, yang bersangkutan masih menjadi kader Nasdem," sebut pria kelahiran Purworejo, 29 Juni 1982 itu.

Ayah tiga anak itu menyebut, hal yang memotivasi dirinya untuk menjadi anggota dewan adalah menginginkan dana aspirasi dapat terserap 100 persen tanpa SILPA (sisa lebih perhitungan anggaran). Yakni, dengan menyesuaikan pokir (pokok pikir anggota dewan) dengan kebutuhan tiap desa di dapilnya.

"Ingin memberi warna baru untuk Purworejo. Perizinan mudah bagi pengusaha atau pelaku UMKM.  Karena saya juga berawal dari UMKM," sebutnya.

Dia juga menginginkan, kebijakan pusat dan daerah terkait sistem pengurusan perizinan dapat sinkron. Misalnya, saat mengurus perizinan PBG (persetujuan bangunan gedung). Kemudian, terkait LSD (lahan sawah dilindungi) menurutnya juga menjadi momok bagi pengembangan karena peta LSD, dan kondisi real di lapangan beda. "Dengan Perda RTRW pun zonanya juga ada yang tumpang tindih," bebernya.

Untuk itu, dengan dirinya masuk ke legislatif setidaknya dapat ikut andil dalam hal itu. Dan, harapannya masyarakat dapat terlayani dengan baik dan mudah. "Kalau pinginnya saya bisa masuk komisi II, pembangunan," ucap dia.

Lalu siapakah sosok Fidhy? Dia adalah seorang pengusaha atau pebisnis sukses di Purworejo. Salah satunya, bisnis properti dengan lokasi pengembangan kurang lebih 17 lokasi di Purworejo, Kulon Progo, dan Cilacap.

 

Alumni SMA N 7 Purworejo itu adalah pemilik PT Fiandra Putra Pratama dan Arahiwang Cipta Manunggal. Sebelum memulai bisnis properti, dia sempat menjadi seorang karyawan di sejumlah perusahaan. "Mulai kerja di leasing pembiayaan resmi pada 2006-2009," ingatnya.

Selanjutnya, dia juga pernab berkerja di sektor berbankan pada 2009 hingga 2015. "Resmi resign jadi karyawan 2015 itu. Saat itu saya sudah nyambi usaha perdagangan material sejak 2013," katanya.

Akhirnya, 2015 dia memutuskan untuk berbisnis properti sampai sekarang. Selama berbisnis, dia juga aktif di sejumlah komunitas seperti komunitas tril, komunitas 4WD, hingga akrab dengan lingkungan pondok pesantren. Di Juni 2022, dia juga membuat Rumah Aspirasi Arahiwang untuk menampung aspirasi masyarakat ada komunitasnya. "Tidak berafiliasi dengan partai apapun. Menekankan persaudaraan, isinya ada petani, pekerja swasta, buruh, dan berbagai golongan," ujar dia.

Dari sering bergaul dan akrab dengan masyarakat tersebut menjadikannya modal untuk terjun ke dunia politik. "Akhirnya mereka juga yang membantu dan mendukung saya untuk berkontestasi pada pemilu tahun ini," tandasnya. (han/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#pendatang baru #DPRD Kebumen #Fidhy Kiawan