KEBUMEN – Persak Kebumen mematangkan persiapan menjelang laga krusial bertajuk "Derby Ngapak" melawan Persibangga Purbalingga di partai final Liga 4 Jawa Tengah. Pelatih Persak Kebumen, Gatot Barnowo, menyatakan optimisme tinggi bahwa anak asuhnya mampu memboyong trofi juara ke Bumi Beriman.
Gatot menegaskan bahwa seluruh aspek persiapan, mulai dari taktik hingga mental pemain, sudah berada dalam kondisi siap tempur. Mantan juru taktik PSCS Cilacap ini memastikan Laskar Walet Perkasa akan turun dengan kekuatan penuh demi menuntaskan misi di partai puncak.
"Target awal menembus final sudah terealisasi. Sekarang sudah sampai di sini, maka target berikutnya adalah juara sekalian," tegas Gatot kepada Radar Jogja, Minggu (15/2).
Laga perebutan takhta tertinggi liga regional Jawa Tengah ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (16/2) pukul 15.00 WIB. Gatot pun mengetuk pintu hati masyarakat Kebumen untuk memberikan dukungan serta doa restu agar misi naik kasta ini berjalan mulus.
Dukungan masif juga datang dari jajaran manajemen dan pemerintah daerah. Untuk membakar semangat para pemain di lapangan, sedikitnya 25 bus telah disiapkan guna memboyong ribuan suporter Persak ke Semarang.
Baca Juga: Sudah Memasuki Bulan Ramadan Tetapi Hutang Puasa Belum Juga Lunas? Ini Hukum dan Solusinya
Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, menyatakan kebanggaannya atas prestasi tim yang berhasil menembus final. Ia memastikan jajaran Pemkab Kebumen akan hadir langsung memberikan dukungan di Stadion Jatidiri.
"Rencananya besok teman-teman (Pemkab) akan ikut ke Semarang. Rombongan akan dipimpin langsung oleh Pak Sekda," ungkap Zaeni.
Baca Juga: Menguak Sejarah Benteng Engelenburg; Rahasia Tersembunyi di Kawasan Alun-Alun Klaten
Zaeni berpesan kepada pelatih, pemain, dan manajemen agar tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Ia meminta tim bermain dengan determinasi tinggi karena gelar juara tinggal selangkah lagi.
"Saya sangat optimis Persak mampu menjadi juara. Prediksi saya skornya 2-0 untuk kemenangan kita," pungkasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo