YOGYAKARTA – Teka-teki mengenai markas PSIM Jogja untuk mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 akhirnya terjawab. Manajemen Laskar Mataram resmi mengantongi surat izin penggunaan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, setelah mencapai kesepakatan final dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul.
Kepastian ini menjadi langkah krusial bagi manajemen dalam memantapkan persiapan tim sebelum kompetisi bergulir pada September mendatang. Dengan adanya surat resmi tersebut, seluruh aspek administratif terkait penggunaan stadion kini telah tuntas tanpa kendala.
Manager Operational PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, mengungkapkan bahwa komitmen mempertahankan SSA sebagai kandang merupakan hasil koordinasi intensif yang telah dibangun sejak akhir musim lalu bersama jajaran Disdikpora Bantul.
Baca Juga: Sukses Digelar, CFN Polres Kulon Progo Diserbu Ribuan Pesepeda dan Warga
"Sesuai komitmen bersama antara PSIM dan Disdikpora Kabupaten Bantul, kami pastikan kandang PSIM untuk tahun kompetisi 2026/2027 tetap berada di Stadion Sultan Agung. Komitmen tersebut kini telah diperkuat secara legal melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak Disdikpora kepada manajemen PSIM," ujar Wendy, Kamis (16/7/2026).
Menurut Wendy, pertemuan koordinasi tersebut melibatkan Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, beserta jajaran terkait, termasuk Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Titik Zunaidah. Dengan rampungnya urusan perizinan, PSIM kini dapat fokus pada tahapan persiapan teknis venue.
"Perizinan dan seluruh administrasi stadion sudah clear. Tahapan berikutnya adalah inspeksi kelayakan venue oleh pihak Ileague serta pelaksanaan risk assessment yang memang menjadi agenda rutin tahunan sebelum kompetisi resmi bergulir," jelasnya.
Peningkatan Fasilitas Berstandar Regulasi Menyambut musim baru, manajemen PSIM juga berkomitmen melakukan peningkatan kualitas fasilitas di SSA agar memenuhi regulasi ketat dari operator kompetisi. Beberapa proyek peningkatan fasilitas yang menjadi agenda prioritas meliputi pembenahan infrastruktur penonton dan penerangan lapangan.
"Manajemen akan segera menjalankan progres peningkatan fasilitas stadion. Fokus utamanya adalah pemasangan single seat dan penambahan intensitas lampu penerangan (lux) di SSA agar memenuhi standar regulasi kompetisi musim depan," pungkas Wendy.
Kepastian home base ini diharapkan menjadi modal positif bagi skuad Laskar Mataram untuk fokus membangun kekuatan tim dalam menyongsong tantangan di liga musim 2026/2027.
Editor : Heru Pratomo