Dikaitkan dengan Ricardo Marquez hingga Adrian Dalmau, PSIM Jogja Berburu Striker dari Seluruh Penjuru Dunia

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 21:12 WIB
Manajer anyar PSIM Jogja Iksan Mahar bersama Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno
Manajer anyar PSIM Jogja Iksan Mahar bersama Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno

 

 

JOGJA - PSIM Jogja masih terus berburu amunisi baru untuk memperkuat lini depan menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Manajemen Laskar Mataram mengakui posisi penyerang asing menjadi prioritas utama yang ingin segera dilengkapi pada bursa transfer musim ini.

 

Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, bahwa kebutuhan akan striker baru menjadi fokus setelah kerangka tim di sektor belakang dan lini tengah dinilai sudah cukup solid.

 

"Yang pasti teman-teman tahu lah kekurangan kita apa, yaitu di lini depan atau striker. Itu yang sekarang tengah kita proyeksi untuk kita lengkapi," ujar Iksan, Kamis (23/7).

 Baca Juga: Kepala Desa Trirejo Andi Prasetiawan Peroleh 137 Suara, Berhasil Pimpin Polosoro Purworejo

Musim lalu, PSIM Jogja mengandalkan dua striker asing di kompetisi BRI Super League 2025/2026, yakni Deri Corfe dan Nermin Haljeta. Namun, produktivitas keduanya belum terlalu menonjol.

 

Deri Corfe tampil dalam 30 pertandingan dengan torehan tiga gol dan satu assist. Sementara itu, Nermin Haljeta selalu bermain dalam seluruh 34 pertandingan musim lalu dengan catatan empat gol dan enam assist.

 

Memasuki musim baru, Deri Corfe dipastikan telah meninggalkan PSIM dan bergabung dengan PSIS Semarang. Sementara itu, masa depan Haljeta masih menjadi tanda tanya. Penyerang asal Slovenia itu belum terlihat mengikuti latihan pramusim PSIM, sementara manajemen juga belum mengumumkan secara resmi apakah kerja sama dengan sang pemain masih berlanjut atau telah berakhir.

 Baca Juga: Nabi Zulkarnain: Pemimpin Agung, Pengembara Saleh, dan Benteng Pelindung Dunia

Iksan memaparkan, saat ini proses perekrutan penyerang asing masih berada pada tahap negosiasi. Manajemen belum ingin terburu-buru mengambil keputusan karena ingin mendapatkan pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim, dan filosofi permainan pelatih Jean Paul van Gastel.

 

"Saat ini sedang dijajaki. Jadi intinya on negotiation," katanya.

 

Teranyar PSIM Jogja dikaitkan dengan striker asal Spanyol Adrian Dalmau. Sebelumnya juga disebut tertarik merekrut pemain asal Kolombia Ricardo Marquez.

 

Iksan menjelaskan, dalam prosesnya PSIM tidak hanya menunggu tawaran dari para agen pemain. Sebaliknya, tim talent scouting bersama jajaran staf pelatih aktif melakukan pencarian kandidat dari berbagai kompetisi dunia.

 Baca Juga: Kali Pertama Padukuhan Jasem Dilanda Kekeringan, 76 Jiwa Andalkan Droping Air Bersih

"Kita sistemnya nggak ditawarkan, kita mencari sendiri. Ada beberapa nama. Around the world kita mencari dari Amerika Latin, Amerika Tengah juga ada CONCACAF, dan Eropa," paparnya.

 

Di samping itu, ia menyebut juga ada pemain-pemain yang sudah pernah berkecimpung di liga-liga Asia Tenggara. Dan memang tim manajamen mencari profil pemain yang benar-benar sesuai dan bisa bermain di PSIM.

 

Meski membuka peluang dari berbagai kawasan, Iksan memastikan PSIM tidak akan lagi menambah pemain asing yang berasal dari Asia.

 

"Kita cari kombinasi dari beberapa benua. Amerika Selatan, Tengah, Eropa. Yang pasti nggak ada lagi tambahan Asia, udah itu aja," tegasnya.(iza)

Editor : Heru Pratomo
iksan mahar ricardo marquez Adrian Dalmau psim PSIM Jogja