Solo Run Fest 2026 siap semarakkan Solo dengan Konsep Sport Tourism

Regina Renate Yosuana • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:27 WIB
Solo
Solo

Kota Solo kembali bersiap untuk panggung bagi para pecinta olahraga melalui Solo Run Fest 2026. Ajang yang memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 September 2026. 

Penyelenggara menempatkan Stadion Manahan sebagai titik awal perlombaan dan Taman Balekambang sebagai lokasi finis. Gelaran tersebut merupakan kolaborasi PT SHA Solo dengan Pemerintah Kota Surakarta.

Solo Run Fest tahun ini membawa konsep yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi mengejar waktu. Mengusung tema “Run The City, Feel The History”, peserta diajak menikmati pengalaman berlari sambil mengenal karakter Kota Solo, mulai dari suasana perkotaan, jejak sejarah, budaya, hingga kehidupan masyarakat. Konsep tersebut sejalan dengan perkembangan sport tourism yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan pengalaman wisata di sebuah daerah.

Penyelenggara menargetkan sekitar 7.000 peserta untuk edisi 2026. Jumlah tersebut diharapkan datang dari berbagai daerah, termasuk pelari nasional serta peserta dari luar negeri.

Baca Juga: Semarak Hari Jadi ke-105, Warga Karangpelem Meriahkan Kirab Budaya

Untuk mengakomodasi kemampuan pelari yang beragam, Solo Run Fest menyediakan tiga nomor lomba, yakni Half Marathon, 10K , dan 5K. Kategori tersebut memberikan pilihan bagi pelari yang ingin mengejar tantangan jarak jauh maupun mereka yang baru ingin menikmati atmosfer lomba lari kota.

Daya tarik acara juga tidak hanya berada di lintasan. Penyelenggara menyiapkan rangkaian pendukung seperti pameran perlengkapan olahraga, bazar produk UMKM, sajian kuliner, serta hiburan yang melengkapi suasana festival.

Dengan konsep tersebut, Solo Run Fest diarahkan menjadi ruang pertemuan antara komunitas lari, pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat lokal. Kehadiran ribuan peserta diharapkan ikut menciptakan perputaran ekonomi bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Solo.

Pemerintah Kota Surakarta juga menaruh perhatian pada keterlibatan masyarakat selama pelaksanaan event. Selain mendukung penyelenggaraan dari sisi sport tourism, pemerintah mendorong agar kegiatana berskala besar seperti Solo Run Fest memberikan manfaat yang dapat dirasakan warga.

Dampak terhadap sektor hotel, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga, usaha kreatif menjadi bagian yang diharapkan ikut tumbuh ketika peserta dari luar daerah datang ke Solo. 

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Solo Run Fest 2026 menjadi salah satu agenda olahraga yang berpotensi memperkuat posisi Solo sebagai destinasi sport tourism.

Bukan hanya soal siapa yang tercepat mencapai garis finis, event ini membawa misi mempertemukan olahraga dengan identitas kota.

Baca Juga: Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Jika target peserta tercapai dan keterlibatan pelaku lokal berjalan optimal, gelaran tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berlari sekaligus memberikan efek positif bagi ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif Surakarta.

Editor : Bahana.
solo run fest 2026 Solo surakarta