RADAR PURWOREJO - Dunia futsal Indonesia tengah menunjukkan geliat baru. Federasi Futsal Indonesia (FFI) secara resmi membuka seleksi untuk Pro Futsal League 2 (PFL 2), ajang kompetisi kasta kedua futsal profesional di Indonesia.
Kabar ini langsung mendapat sambutan hangan dari berbagai penggemar futsal di Indonesia, dengan adanya kompetisi PFL 2 penggemar futsal di Indonesia melihat kesempatan besar untuk naik ke level profesional dan tampil di kancah nasional.
Hal ini merupakan bagian dari komitmen FFI untuk memperluas dan memperkuat struktur kompetisi futsal di Indonesia.
Dengan adanya kompetisi futsal berjenjang, hal ini memberi peluang nyata bagi klub-klub komunitas dan daerah untuk berkembang dan mengubah futsal dari sekedar kegiatan hiburan menjadi arena pembinaan dan kompetisi profesional yang sesungguhnya.
Dilansir dari akun instagram @pfl.indonesia, FFI menegaskan bahwa proses seleksi klub untuk PFL 2 akan berfokus pada aspek legalitas dan kesiapan manajerial.
Setiap klub diwajibkan memiliki badan hukum resmi, struktur organisasi yang rapi, serta dukungan finansial di setiap klub peserta.
Ketentuan ini diharapkan dapat meningkatkan standar kompetisi sekaligus memastikan bahwa setiap tim peserta mampu beroperasi dalam sistem liga secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam postingannya, FFI menjelaskan persyaratan untuk setiap klub yang mendaftar seleksi untuk PFL 2. Persyaratan seleksi PFL 2 yang dijelaskan oleh FFI adalah
1. Legalitas Klub
Legalitas klub yang dimaksud adalah legalitas klub sebagai badan hukum yang sah sesuai hukum yang berlaku dan klub memiliki alamat dan pengurus tetap sebagai syarat klub profesional.
2. Komposisi Pemain
Dalam keterangan postingannya, FFI menjelaskan bahwa komposisi pemain untuk mengarungi PFL 2 adalah mayoritas pemain yang di rekrut klub berusia U-23 dan U-20, hal ini sejalan dengan tujuan pembentukan kompetisi ini yang menekankan terhadap pembinaan futsal Indonesia. Untuk regulasi usia dan kuota pemain senior, FFI akan menjelaskan setelah proses seleksi selesai.
3. Rekam Jejak Kompetisi
Untuk klub yang ingin mengikuti seleksi, di jelaskan bahwa klub memiliki pengalaman mengikuti kompetisi resmi FFI, baik itu di PFL ataupun Linus. Akan tetapi syarat ini tidak menjamin kelolosan dalam proses seleksi.
4. Kelayakan Finansial dan Organisasi
FFI menekankan bahwa klub memiliki dukungan finansial yang memadai untuk menjalani satu musim penuh kompetisi dan memiliki struktur organisasi yang minimal terdiri dari Manajer, Pelatih, Staf medis, dan Media officer.
Nah, setelah tahu persyaratannya, kalian harus memperhatikan timeline dalam seleksi ini agar tidak terlambat untuk mengikuti seleksi.
Dalam postingannya, FFI juga menjabarkan timeline kegiatan dalam proses seleksi sampai tergelarnya kompetisi PFL 2. Untuk itu, penjelasan timeline seleksi dan kompetisi PFL 2, adalah sebagai berikut.
- Pembukaan dan pengajuan aplikasi dilakukan pada tanggal 2 - 25 November 2025
- Verifikasi Administrasi akan dilakukan pada tanggal 26 - 30 November 2025
- Wawancara dan penilaian kelayakan klub dilakukan pada tanggal 1 - 5 Desember 2025
- Pengumuman klub lolos lisensi dilakukan pada tanggal 8 Desember 2025
- Penandatanganan dan pembayaran lisensi dilakukan pada tanggal 9-15 Desember 2025
- Perpanjangan masa seleksi atau pembayaran dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2026, hal ini bersifat opsional.
- Kick-off dan meeting dan penetapan peserta resmi dilakukan di bulan Maret 2026
- Periode kompetisi PFL 2 diselenggarakan pada bulan April hingga Juni 2026.
Setelah kalian mengetahui syarat ketentuan, kalian bisa mengirimkan dokumen seleksi ke email PFL2@kompetisifutsal.id dan secretariat@futsalindonesia.org.
Bagi banyak pemain muda dan pelatih lokal, kesempatan ini menjadi motivasi barus untuk melangkah lebih jauh. Banyak yang berharap, dari PFL 2 ini akan muncul talenta-talenta terbaik yang kelak akan mengharumkan nama Indonesia di level internasional.
Melalui pembukaan seleksi ini, FFI bukan hanya sekedar menghadirkan ajang baru, tetapi juga menegaskan satu hal yang sangat penting, profesionalisme dalam kompetisi futsal yang semakin nyata.
Dari lapangan-lapangan kecil di berbagai penjuru negeri, mimpi dan kerja keras para pemain serta klub akhirnya bisa menemukan jalan menuju level yang lebih tinggi.
Penulis: Alif Rizki Wahyu N K