RADAR PURWOREJO - Manchester City baru saja menderita kekalahan pahit di Norwegia pada Rabu (21/1/2026) dini hari.
Skuad asuhan Pep Guardiola dipaksa menyerah dengan skor cukup telak 1-3 untuk kemenangan Bodø/Glimt dalam laga lanjutan UEFA Champions League di Aspmyra Stadion.
Tuan rumah membuka keunggulan lewat dua gol Kasper Høgh di babak pertama, disusul gol Jens Petter Hauge di babak kedua.
Man City sempat membalas lewat gol hiburan Rayan Cherki, namun keunggulan Bodø/Glimt bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Tren Negatif Man City
Kekalahan melawan Bodø/Glimt menjadi kekalahan kedua Manchester City setelah pertandingan sebelumnya kalah dari Manchester United dengan skor 0-2 dalam pertandingan English Premier League (EPL) minggu lalu.
Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan beruntun pertama dari Manchester City sejak bulan November 2025 saat dua kali kalah secara beruntun melawan Newcastle United dan Bayer Leverkusen.
Rekor Buruk Klub Inggris
Kekalahan ini juga menjadi kejutan dalam kompetisi UEFA Champions League musim ini.
Manchester City, klub raksasa dari English Premier League, dipermalukan oleh tim yang tidak diunggulkan sama sekali.
Man City menjadi klub Inggris pertama dalam sejarah yang dikalahkan klub Bodø/Glimt.
Sebelumnya, semua klub top English Premier League seperti Tottenham Hotspurs, Arsenal, dan Manchester United belum pernah terkalahkan saat melawan klub asal Norwegia ini.
Efisiensi Mengalahkan Penguasaan Bola
Sepanjang pertandingan, Manchester City sebenarnya mendominasi penguasaan bola seperti yang diprediksi berbagai pihak.
Man City mampu menguasai pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 65.8% berbanding terbalik dengan Bodo/Glimt dengan hanya 34.2%.
Namun, dominasi tersebut tidak ada artinya karena Manchester City tidak efisen dalam memanfaatkan setiap peluang.
Mereka hanya mampu mencetak satu gol dari total 16 shots yang dicatatkan.
Sedangkan Bodo/Glimt jauh lebih efektif dibandingkan Manchester City.
Tiga gol berhasil dicetak dari total 8 shots selama pertandingan berlangsung.
Rekor Kartu Merah Rodri
Pertandingan ini juga sempat diwarnai insiden kartu merah oleh pemain Manchester City, yaitu Rodri.
Gelandang asal Spanyol itu harus diganjar dua kali kartu kuning dalam waktu 53 detik saja.
Insiden ini bermula dari Rodri yang melakukan dua kali pelanggaran yang berbuah dua kartu kuning, sehingga pada menit ke 62, Rodri harus meninggalkan lapangan pertandingan.
Kartu merah ini menjadi kartu merah kedua untuk Rodri sepanjang kariernya di Manchester City, sekaligus menjadikannya pemain dari English Premier League tercepat yang mendapat dua kartu kuning di UEFA Champions League sejak Wayne Rooney (4 detik) saat membela Manchester United melawan Villarreal pada tahun 2005. (Aqbil Faza Maulana)
Editor : Meitika Candra Lantiva