Pernah menjadi pusat pemerintahan, kawasan Kutoarjo dilengkapi tatanan kota yang baik. Seperti umumnya kota tradisional di Jawa, Kutoarjo memiliki kawasan alun-alun yang luas. Kini dikenal dengan Alun-Alun Kutoarjo.
Di sebelah barat Alun-Alun Kutoarjo terdapat masjid. Namanya Masjid Agung Kutoarjo atau Masjid Besar Al Izhaar.
Masjid ini dibangun pada 1860. Dibangun oleh Bupati Kutoarjo R.A.A. Pringgoatmodjo. Masjid ini, bisa disebut sudah selama sekitar 161 tahun menjadi pusat ibadah bagi umat Islam di Kutoarjo.
Lima belas tahun berselang dilakukan pemugaran. Renovasi masjid pada 1875 ini dilakukan putra R.A.A Pringgoatmodjo yang bernama R.A.A. Poerboatmodjo.
Masjid Agung Kutoarjo masih bertahan hingga sekarang. Namun, bentuk bangunan masjid tersebut tidak mampu bertahan seperti dulu. Ada banyak perubahan yang terjadi setiap kali dilakukan pemugaran.
Atap masjid dulunya beratap tumpang. Kini atapnya sudah berbentuk kubah.
Meski demikian, ada bagian masjid yang masih utuh. Yakni, bangunan yang terdapat di halaman masjid. Tepatnya, bangunan di depan pintu masuk masjid.
Bangunan itu dulu digunakan sebagai kantor. Kantor Pengadilan Agama atau penghulu. (tom/din/amd/er) Editor : Administrator