RADAR PURWOREJO - Saat berlibur ke Jogja tak ada salahnya mengulik lebih dalam tentang museum sejarah benteng Vredeburg. Menjadi salah satu saksi bisu pada peristiwa penjajahan Belanda.
Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan yang telah menjadi saksi bisu pada peristiwa kelam dan bersejarah disudut kota Yogyakarta. Yang mana semenjak pemerintah Belanda berhasil masuk dikawasan Yogyakarta.
Baca Juga: Indahnya Toleransi dan Keberagaman saat Sholat Id di Masjid Istiqlal, Ramai hingga Gereja Katedral
Benteng Vredeburg ini dibangun pada 9 Oktober 1755 dan berdiri kokoh hingga saat ini, berdirinya benteng Vredeburg sangat tidak lepas dari lahirnya kasultanan keraton Yogyakarta.
Maksud pemerintah Indonesia dahulunya membangun benteng Vredeburg ini mempunyai tujuan yang pasti dan sangat jelas, yakni agar Belanda dapat menjaga keamanan keraton dan sekitarnya.
Baca Juga: Apakah Takbir di Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha Mempunyai Perbedaan? Umat Muslim Harus Tahu
Namun akan tetapi dibalik itu semua ternyata Belanda mempunyai maksud lain yang mana untuk memudahkan warga berdarah Belanda yang mengontrol dari segala jenis perkembangan yang terjadi di dalam keraton.
Benteng Vredeburg ini dijadikan tempat museum secara resmi mulai dari tahun 1992 hingga saat ini, karena benteng Vredeburg ini telah merekam peristiwa kejam di jaman penjajahan Belanda, Jepang, hingga Inggris. Dan pastinya benteng Vredeburg ini juga mempunyai bukti penguat sehingga museum tersebut mempunyai banyak peninggalan sejarah serta bukti - buktinya.
Editor : Heru Pratomo