MUNGKID – Kawasan wisata Ketep Pass di Sawangan, Kabupaten Magelang, menunjukkan tren positif. Hingga Agustus 2025, pendapatan asli daerah (PAD) yang dikumpulkan dari destinasi ini sudah menembus hampir 60 persen dari target Rp 3,2 miliar.
Kepala Bagian Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Edwar Alfian optimistis, target tahunan itu bisa tercapai bahkan berpotensi terlampaui seiring dengan banyaknya kunjungan. "Target kami tahun ini Rp 3,2 miliar atau setara dengan 280 ribu kunjungan. Sampai Agustus sudah mendekati 60 persen," bebernya saat dihubungi, Minggu (7/9).
Baca Juga: Pengamat: Dampak PHK Gudang Garam Bisa Menjalar ke Petani dan UMKM Sekitar
Capaian ini bukan yang pertama. Tahun lalu, Ketep Pass menorehkan hasil lebih tinggi dari perkiraan dengan realisasi PAD, yakni mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Itulah yang memberi semangat bagi Ketep Pass untuk menjaga konsistensi.
Terbukti, pada momen libur panjang ini, rata-rata lebih dari 1.500 wisatawan per hari datang menikmati udara segar pegunungan di Ketep Pass. Kondisi cuaca yang cerah semakin menambah daya tarik.
"Kalau cuaca bagus begini, pengunjung bisa menyaksikan lanskap alam dengan jelas. Dari Ketep, gunung-gunung seperti Merapi dan Merbabu terlihat indah," ujarnya. Panorama inilah yang membuat Ketep Pass tetap menjadi primadona wisata alam Magelang.
Baca Juga: Tips Ala Honda Istimewa, Merawat Busi Untuk Menjaga Performa Sepeda Motor Honda
Meski tidak menawarkan atraksi hiburan khusus, Edwar menegaskan, pengelola fokus pada penguatan fasilitas dan kualitas SDM. Fasilitas publik diperbaiki agar nyaman digunakan, sementara petugas dilatih memberikan layanan ramah dan cepat tanggap.
"Yang kami jual adalah keindahan alamnya. Tugas kami memastikan pengunjung bisa menikmatinya dengan tenang, nyaman, dan aman," jelasnya.
Baca Juga: Warga Tak Dengar Tembakan di Markas Brimob Kutoarjo, 16 Pendemo Butuh Perawatan Medis
Dengan konsistensi capaian PAD dan tren kunjungan yang stabil, kata dia, Ketep Pass tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Magelang. Tetapi juga salah satu penyumbang terbesar PAD sektor pariwisata daerah.
Edwar pun optimistis bisa terus menjaga ritme ini sampai akhir tahun. "Target bukan hanya soal angka, tapi bagaimana Ketep Pass tetap memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," pungkas Edwar. (aya)