Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pantai Menganti Yang Ada di Kebumen, Dianggap New Zealand Indonesia

Bahana. • Selasa, 4 November 2025 | 22:15 WIB

Pantai menganti kebumen
Pantai menganti kebumen
RADAR PURWOREJO - Keindahan alam Kebumen tak pernah gagal memikat siapa pun yang datang.

Di antara deretan pantai di pesisir selatan Jawa Tengah, Pantai Menganti menjadi salah satu yang paling menonjol dengan pemandangan menakjubkan yang kerap disamakan dengan lanskap New Zealand.

Pantai yang terletak di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen ini menghadirkan perpaduan sempurna antara laut biru, pasir putih, serta tebing hijau yang menjulang.

Jalur menuju Pantai Menganti cukup menantang karena harus melewati perbukitan kapur yang berkelok.

Namun, setiap tikungan menyajikan panorama yang memanjakan mata.

Begitu tiba di area pantai, hamparan pasir putih dan deburan ombak langsung menyambut, menghadirkan suasana tenang yang jauh dari hiruk-pikuk kota.

Dari atas tebing, wisatawan bisa melihat pemandangan laut lepas yang seolah tak berujung. Tak heran jika banyak pengunjung menjuluki tempat ini sebagai “New Zealand-nya Indonesia.”

Selain menawarkan pemandangan laut, Pantai Menganti juga dikelilingi perbukitan hijau yang menjadi lokasi favorit untuk berfoto maupun menikmati matahari terbenam.

Di sisi timur, terdapat Mercusuar Karangbata, peninggalan zaman Belanda yang masih berdiri kokoh.

Dari puncak mercusuar, pengunjung dapat melihat seluruh garis pantai dan perbukitan yang membingkai laut biru di bawahnya.

Menurut laman Bisniswisata.co.id, kawasan ini awalnya merupakan area nelayan yang kemudian dikembangkan menjadi destinasi wisata alam oleh masyarakat setempat bersama Perhutani.

Warga sekitar turut berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam di kawasan pantai.

Kini, kawasan Pantai Meganti tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga ruang bagi masyarakat lokal untuk mengembangkan usaha mikro, seperti warung makan, penyewaan tenda, hingga penginapan yang dikelola warga.

Kehadiran wisatawan memberi dampak ekonomi yang positif bagi penduduk sekitar, tanpa menghilangkan nilai – nilai kearifan lokal yang tetap dijaga.

Perhutani dalam publikasinya juga menambahkan bahwa pengelolaan Pantai Menganti menerapkan prinsip ekowisata berkelanjutan, dengan menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan pelestarian lingkungan.

Beberapa fasilitas yang tersedia di lokasi antara lain area parkir, toilet, mushola, serta deretan warung yang menyajikan olahan hasil laut segar.

Pengunjung juga dapat beristirahat di gazebo yang disediakan di sepanjang tepi bukit untuk menikmati pemandangan laut tanpa harus turun pantai.

Selain berfoto dan menikmati panorama, banyak wisatawan memilih untuk berkemah di area perbukitan.

Dari atas tenda, pemandangan pagi hari begitu memukau langit perlahan berubah warna, cahaya matahari muncul di balik bukit, sementara suara ombak terdengar lembut di kejauhan.

Spot populer lainnya adalah Jembatan Merah Menganti, yang kini menjadi ikon bagi para pengunjung.

Dari jembatan ini, pemandangan laut, tebing, dan angin laut berpadu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Tiket masuknya pun terjangkau, sekitar Rp10.000 per orang, sementara biaya parkir kendaraan yang relatif murah.

Dengan harga tersebut, wisatawan bisa menikmati keindahan alam yang mempesona dari deburan ombak hingga matahari terbenam yang memancarakan warna jingga di cakrawala.

Tak berlebihan jika Pantai Meganti disebut sebagai salah satu permata tersembunyi di Selatan Jawa Tengah, tempat dimana keindahan alam Indonesia tampil dengan pesona sekelas negeri.

Penulis: Naela Alfi Syahra

Editor : Bahana.
#Pantai Menganti #Pantai Menganti Kebumen