Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Inilah Fakta Unik Mengenai Sroto Sokaraja Kuliner Banyumas dari Namanya Hingga Bumbunya!

Magang Radar Purworejo • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:15 WIB

Sroto, menu soto khas Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.
Sroto, menu soto khas Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.

RADAR PURWOREJO - Berwisata ke Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, tak ada salahnya mencoba kuliner yang satu ini.

Di Sokaraja, Kabupaten Banyumas, ada kuliner terkenal yang dinamakan Sroto.

Penyebutan “sroto” berasal dari dialek ngapak khas Banyumasan yang memang memiliki pelafalan berbeda dari bahasa Jawa pada umumnya.

Sroto merupakan sebutan soto khas Sokaraja.

Masyarakat setempat lebih akrab menyebut hidangan ini sebagai sroto dibanding soto. 

Secara historis, Sroto Sokaraja telah ada sejak puluhan tahun lalu dan berkembang dari warung-warung tradisional keluarga.

Nama “Sroto Sokaraja” kemudian melekat sebagai identitas daerah, sekaligus penanda bahwa kuliner ini tumbuh dari budaya lokal yang kuat dan tetap dipertahankan hingga kini.

Berbeda dari kebanyakan soto di daerah lain, Soto Sokaraja memiliki ciri khas pada penggunaan bumbu kacang yang diulek dan dicampurkan ke dalam kuah kaldu.

Perpaduan tersebut menghasilkan rasa gurih yang lebih pekat dengan sentuhan manis yang lembut.

Selain itu, penyajiannya dilengkapi dengan kerupuk cantir berbahan singkong yang tipis dan renyah, bukan emping atau kerupuk biasa.

Kuahnya yang bening kecokelatan, isian bihun dan tauge, serta pilihan daging ayam atau sapi semakin mempertegas identitasnya sebagai soto khas Banyumas yang berbeda dari soto Lamongan, Betawi, maupun daerah lainnya.

Salah satu ciri paling menonjol dari Soto Sokaraja adalah penggunaan bumbu kacang yang diulek halus lalu dicampurkan ke dalam kuah kaldu.

Penggunaan kacang tanah ini diyakini sebagai bentuk adaptasi masyarakat Banyumas yang akrab dengan olahan berbasis kacang dalam berbagai hidangan tradisional.

Bumbu kacang menghadirkan rasa gurih yang lebih dalam, tekstur kuah yang sedikit lebih kental, serta sentuhan manis yang lembut di akhir suapan.

Perpaduan kaldu hangat dan kacang yang legit menciptakan sensasi rasa yang kaya namun tetap seimbang, menjadikan sroto memiliki karakter berbeda dibandingkan soto dari daerah lain.

Menikmati Soto Sokaraja paling nikmat saat disajikan hangat.

Tak jarang, sroto juga ditemani aneka gorengan seperti tempe mendoan khas Banyumas yang disantap bersamaan.

Perpaduan kuah gurih, bumbu kacang yang khas, serta gorengan hangat menciptakan pengalaman makan yang sederhana namun memuaskan, sekaligus mempererat suasana kebersamaan di meja makan. (Lintang Perdana Shynatrya)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#sroto sokaraja #fakta unik #sroto #kuliner banyumas