Purworejo 24 Jam Budaya Wisata Sosok Lifestyle Kebumen Magelang Jawa Tengah Khazanah

Libur Lebaran, Negeri Kahyangan Tembus 2.000 Orang per Hari tapi Turun dari Tahun Lalu

Naila Nihayah • 2026-03-26 19:27:56

 

 

Negeri Kahyangan Magelang
Negeri Kahyangan Magelang

MUNGKID - Destinasi wisata alam Negeri Kahyangan di Sawangan, Kabupaten Magelang tetap menjadi magnet wisatawan selama libur Lebaran 2026. Meski terjadi sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kunjungan masih tergolong tinggi dengan rata-rata 1.000 hingga mendekati 2.000 pengunjung per hari.

Pengelola Negeri Kahyangan Supri mengatakan, lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak hari pertama Lebaran dan terus berlanjut hingga kini. "Dari hari H sampai sekarang tidak kurang dari 1.000 pengunjung per hari, bahkan bisa mendekati 2.000," ujarnya, Kamis (26/3).

Meski ramai, dia mengakui, jumlah tersebut masih berada di bawah capaian tahun lalu. Pada periode yang sama di 2025, kunjungan harian mampu menembus 2.500 hingga 3.000 wisatawan.

Menurut Supri, penurunan ini dipengaruhi sejumlah faktor. Satu di antaranya kondisi cuaca yang tidak menentu. Hujan yang kerap turun pada siang hari membuat wisatawan tidak bisa menikmati panorama secara maksimal.

Selain itu, dia juga menduga faktor lain seperti ekonomi yang turut memengaruhi minat berwisata. "Kalau dibandingkan tahun kemarin memang ada penurunan, tapi tetap ramai. Area parkir dan kawasan wisata masih dipenuhi pengunjung," katanya.

Selama libur Lebaran, Negeri Kahyangan dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Tidak hanya dari wilayah Jawa Tengah, pengunjung juga datang dari Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga luar Pulau Jawa seperti Sumatera.

Adapun pola kunjungan wisatawan berlangsung sejak pagi hari, bahkan mulai pukul 05.00 saat momen sunrise, hingga sore sekitar pukul 18.00. Namun, kepadatan tertinggi terjadi pada rentang waktu pukul 11.00 hingga 14.00, yang kerap memicu antrean kendaraan di jalur menuju lokasi wisata.

Untuk mengurai kepadatan, pengelola menerapkan sistem buka-tutup akses kendaraan, terutama saat area parkir utama sudah penuh. Pengunjung diarahkan untuk menunggu di kantong parkir bawah, kemudian masuk secara bergantian ketika kapasitas di atas mulai berkurang.

Selain menawarkan panorama alam, pengelola juga menghadirkan pertunjukan kesenian tradisional sebagai daya tarik tambahan. Program ini rutin digelar setiap musim libur panjang, termasuk Lebaran.

 Baca Juga: Meski Terjadi Longsor Susulan, Tanjakan Clongop Penghubung Gunungkidul-Klaten Kembali Dibuka

Kegiatan tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal masyarakat sekitar. Khususnya dari wilayah Wonolelo dan Sawangan, sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung.

"Kita ingin pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan, tapi juga kesenian lokal," paparnya.

Ke depan, Supri berharap, pemerintah dapat memberikan kelonggaran durasi libur Lebaran agar pergerakan wisatawan tidak terlalu padat dalam waktu singkat. "Kalau waktunya lebih longgar, pengunjung bisa lebih menikmati dan ekonomi masyarakat juga lebih terasa," bebernya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#wisatawan #negeri kahyangan #turun #sawangan #Magelang