Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kuliner Malam Legendaris Purworejo yang Ludes dalam Sekejap Mata

Alfiani Hidayatul Choiriyah • Kamis, 9 Juli 2026 | 13:08 WIB
Sego Koyor legendaris milik Pak Supri
Sego Koyor legendaris milik Pak Supri

Bagi para pemburu kuliner malam sejati, Kabupaten Purworejo menyimpan sebuah teka-teki kuliner yang sangat unik di emperan toko depan Pasar Baledono. Di sanalah lapak Sego Koyor legendaris milik Pak Supri berada. Kuliner ini bukan sekadar tempat makan biasa, melainkan sebuah destinasi kuliner limited edition yang menantang adrenalin.

Bagaimana tidak, warung ini baru mulai menggelar dagangannya menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 hingga 23.45 WIB, dan seluruh menunya kerap ludes terjual hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit saja karena ramainya pembeli yang mengantre.

Koyor sendiri merupakan bagian urat atau otot sapi yang memiliki tekstur khas yang kenyal namun tetap empuk saat digigit, memberikan sensasi gurih alami yang kuat yang berbeda dari gajih atau jeroan.

Di lapak ini, koyor diolah secara tradisional menggunakan kuah santan gurih-manis mirip lodeh, lalu dipadukan dengan potongan sayur pepaya muda serta pilihan lauk pelengkap seperti ayam suwir, telur, atau kepala ayam. Hidangan ini disajikan secara tradisional menggunakan pincuk daun pisang yang menambah keharuman nasi panas, berpadu sempurna dengan tempe goreng tepung hangat yang renyah.

Baca Juga: Dari Ngopi Sore sampai Camping, Ini Serunya Wisata Bukit Sikepel Purworejo 

Keunikan lain yang membuat kuliner ini begitu diburu adalah sistem antreannya yang ketat. Para pembeli yang sudah memadati area ruko sejak pukul 8 atau 9 malam wajib mengambil nomor antrean terlebih dahulu agar tidak saling berebut saat penjual tiba.

Menariknya, ada sebuah kode misterius untuk mengetahui apakah Pak Supri akan berjualan atau libur; jika sejak jam 8 malam sudah ada bangku panjang terpasang di teras toko, itu tandanya lapak akan buka. Usaha keluarga turun-temurun yang sudah bertahan lebih dari 20 tahun dari sang ibu ini sengaja dibatasi hanya sekitar 150 porsi setiap harinya demi menjaga kualitas dan rasa penasaran para pelanggannya.

Meskipun harus mengantre di tengah malam, kuliner yang merakyat ini digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak muda yang suka nongkrong hingga pejabat daerah. Harganya pun sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000 saja per porsinya tergantung lauk yang dipilih.

Jika Anda sedang berada di Purworejo dan kuat terjaga hingga larut malam, menikmati sepiring Sego Koyor di depan Pasar Baledono ini adalah sensasi wisata kuliner legendaris yang wajib dicoba minimal sekali seumur hidup.

 

Editor : Bahana.
#sego koyor pak supri #kuliner purworejo