Seorang perempuan melaksanakan salat di bawah tenda darurat di permukiman Adat Desa Sade di Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Itu karena masjid Nur Syahadah turut terbakar habis.
"Padahal masjid ini baru enam bulan selesai diperbaiki dan digunakan," kata salah satu warga Sade Itok Sanadi, Kamis 10 September 2026.
Masjid yang letaknya paling atas di permukiman Adat Desa Sade itu menjadi salah satu di antara 78 bangunan yang terdampak kebakaran pada Sabtu 22 Agustus 2026 malam sekitar pukul 20.30 WITA.
Baca Juga: Pesona Tenunan NTB di Lawata Fashion Week 2026: Pukau Wisatawan Mancanegara Sail to Indonesia
Kurang dari sebulan usai kebakaran, warga mulai bangkit. Dengan memulai kembali membangun desa adat warga Sasak tersebut. Rumah tradisional tersebut memiliki ciri khas dengan dinding dari anyaman bambu, tiang kayu, serta atap yang terbuat dari tumpukan alang-alang.
Bantuan dari pemerintah, swasta hingga public figure di Indonesia pun sudah mulai berdatangan. Seperti Rafi Ahmad yang memberikan bantuan cash Rp 1 Miliar.
Warga pun secara mandiri mulai membangun kembali rumah adat tersebut. Diperkirakan untuk rekonstruksi kembali memakan waktu sekitar dua bulan. Karena pondasi rumah yang masih utuh.
Editor : Heru Pratomo