Kabupaten Purworejo kembali memiliki pilihan destinasi wisata baru. Sekaran Hills Sedayu di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, hadir dengan konsep berbeda karena pengembangannya berangkat dari inisiatif dan gotong royong masyarakat setempat.
Destinasi wisata berbasis masyarakat ini memanfaatkan kawasan perbukitan dan hamparan persawahan di Dusun Krajan. Dari lokasi tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama perbukitan Menoreh sekaligus merasakan suasana pedesaan yang masih asri.
Sejumlah gazebo telah dibangun di kawasan tersebut. Fasilitas itu menjadi tempat bagi pengunjung untuk bersantai sembari menikmati pemandangan alam yang ditawarkan Sekaran Hills.
Kehadiran destinasi ini bermula dari gagasan warga untuk mengoptimalkan potensi alam yang ada di desa. Selain menjadi tempat wisata, pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat.
Menariknya, pembangunan Sekaran Hills dilakukan secara swadaya. Selama kurang lebih dua bulan, warga bergotong royong membangun kawasan wisata dengan memanfaatkan kemampuan dan sumber daya yang mereka miliki.
Baca Juga: Progres Jembatan Kewek Capai 42 Persen, Ditarget Bisa Dilewati Sebelum Nataru
Konsep pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama Sekaran Hills. Warga tidak hanya ditempatkan sebagai tenaga kerja, tetapi juga memiliki peluang untuk terlibat langsung dalam pengembangan usaha.
Bentuk keterlibatan tersebut dapat berupa penyertaan modal, penyediaan material seperti kayu dan bambu, maupun kontribusi tenaga. Seluruh kontribusi tersebut nantinya dapat diperhitungkan sebagai bagian dari kepemilikan usaha.
Pengelola juga tidak ingin mengubah karakter alami kawasan secara berlebihan. Pengembangan dilakukan bertahap dengan tetap mempertahankan lanskap perbukitan dan persawahan yang menjadi daya tarik utama.
Sejumlah fasilitas tambahan telah masuk dalam rencana pengembangan. Di antaranya view deck, spot foto, area kuliner, wahana outbound, serta ruang untuk kegiatan edukasi.
Tak berhenti di situ, pengelola juga menyiapkan rencana pembangunan fasilitas glamping hingga waterpark untuk memperluas daya tarik Sekaran Hills.
Destinasi tersebut juga diarahkan menjadi ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pengelola menyiapkan berbagai program pemberdayaan, termasuk pelatihan kuliner dan pengembangan keterampilan berbasis teknologi.
Keterlibatan warga pun ditargetkan semakin luas. Puluhan masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam berbagai aktivitas yang nantinya berkembang di kawasan Sekaran Hills.
Baca Juga: Badak Putih Utara Disebut punah secara Fungsional, Hanya Tersisa Dua Betina di Dunia
Peluncuran Sekaran Hills menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Gebyar Wisata Loano, Bazar UMKM dan Launching Sekaran Hills yang digelar pada 11-13 September 2026.
Kehadiran destinasi baru ini diharapkan dapat menambah pilihan wisata bagi masyarakat yang berkunjung ke Loano dan Purworejo.
Lebih dari sekadar destinasi untuk menikmati panorama, Sekaran Hills membawa gagasan bahwa kekayaan alam desa dapat dikembangkan menjadi penggerak ekonomi apabila dipadukan dengan kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat.
Editor : Bahana.