RADAR PURWOREJO – Disimbolkan sebagai Dewa Matahari layaknya Apollo dalam mitologi Yunani, Ia merupakan Putra dari Sanghyang Ismaya dengan Dewi Senggani.
Batara Surya merupakan anak ke-5, saudaranya yang lain bernama Sanghyang Wungkuan, Sanghyang Temboro, Sanghyang Kuwera, Sanghyang Wrahaspati, Sanghyang Syiwah, Sanghyang Surya, Sanghyang Candra, Sanghyang Yama/Yamadipati, Sanghyang Kamajaya lan Bathari Darmanasti utawa Dewi Darmanastiti. Dalam beberapa naskah Batara Surya memiliki nama lain yaitu Batara Wiwaswat.
Baca Juga: Pewayangan: Sarpakenaka, Adik Rahwana yang Mudah Jatuh Cinta
Sebagai personifikasi matahari, Surya memiliki penglihatan yang tajam dan pengetahuan yang luas, melambangkan kebijaksanaan dan kesadaran. Batara Surya digambarkan sebagai sosok berwibawa dengan tubuh bercahaya keemasan. Ia memiliki wajah bersinar terang, melambangkan matahari yang menerangi dunia.
Batara Surya mengendarai kereta emas yang ditarik oleh tujuh kuda atau satu kuda dengan tujuh kepala. Kuda-kuda ini melambangkan tujuh warna pelangi atau tujuh hari dalam seminggu kareta Kuda ini bernama kereta Aruna.. Surya dikenal sebagai dewa yang adil dan bijaksana, melambangkan kebenaran dan keadilan. Ia juga dikenal Murah Hati, memberikan sinarnya tanpa pilih kasih kepada semua makhluk hidup. Sebagai pengatur waktu dan siklus harian, Surya memiliki sifat disiplin dan tegas. Ia juga menguasai Aji Suryajati
Baca Juga: Merti Desa Trirejo, Tujuh Gunungan Hasil Bumi dan 15 Tumpeng Diarak dam Diperebutkan Warga
Batara Surya adalah salah satu dewa utama di kahyangan, dihormati sebagai pemberi kehidupan dan kekuatan. Perannya sangat penting dalam menjaga keseimbangan alam semesta melalui sinar dan energi matahari. Batara Surya disebut sebagai salah satu Dewa andalan di Khayangan karena selain sakti, ia senang memberikan pusaka dan kesaktian kepada orang-orang yang dipilihnya. Ia juga selalu menjalankan kekuasaannya dengan baik. Ia selalu memastikan surya dalam genggamannya bersinar menerangi bumi.
Baca Juga: Video Lawas di Ruang Karaoke Jadi Viral, ASN Pemkab Kebumen Lapor ke Polisi
Batara Surya Tinggal di khayangan Ekacakra serta punya dua istri kakak adik Batari Ngruna dan Batari Ngruni, Secara tidak resmi, Batara Surya juga mengawini Dewi Kunti dan berputra Suryatmaja/Adipati Karna.Batara Surya juga memberikan Cupu Manik Astagina kepada Dewi Indradi.
Ini mengakibatkan ketiga putra Dewi Indradi, yaitu Dewi Anjani, Subali dan Sugriwa berubah wujud menjadi kera.
Tugasnya menerangi Arcapada, memberi perkembangan hidup dan kesehatan kepada semua makhluk pada siang hari. Batara Surya memiliki watak welas asih, tenang, dan tidak suka marah
Baca Juga: Mengenal Tokoh Wayang : Dursasana Musuh Bima
Batara Surya adalah dewa yang sangat dihormati dalam pewayangan Jawa, melambangkan cahaya, keadilan, dan kehidupan. Dengan kekuatan luar biasa dan sifat-sifat yang mulia, ia mengajarkan nilai-nilai penting seperti keadilan, disiplin, dan murah hati.
Cerita-cerita tentang Batara Surya memberikan pelajaran moral dan filosofi yang mendalam, menjadikannya salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam kebudayaan Jawa.
(Rumyanah Irvadia)
Sumber:
- Learning Javanese Puppets Characters
Editor : Iwa Ikhwanudin