PURWOREJO - Pertama kali digelar, warga Dusun Jogowono, Desa Donorejo, Kaligesing, Purworejo menggelar kontes kambing Kaligesing pada Rabu (28/8/2024).
Kontes tersebut diagendakan oleh Kelompok Tani Slamet Dusun Jogowono bekerja sama dengan Karang Taruna Krida Muda Jogowono.
Ketua Pantia Kontes Kambing Kaligesing Dusun Jogowono Imam Tukino menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI.
"Selain itu, untuk mencari bibit-bibit unggul kambing di Desa Donorejo khususnya di dusun kami," katanya, Kamis (29/8/2024).
Kontes dengan tema Unggul Lan Rinekso Ing Bumi Jogowono tersebut diikuti oleh 100 peserta.
"Ini pertama kali. Kami berharap, dengan adanya kontes seperti ini dapat mendorong dan memotivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha ternak kambing mereka," ujarnya.
Menurutnya, selama ini para peternak di Desa Donorejo masih sekadar memelihara saja.
Sebagian besar, para peternak masih belum paham akan kualitas dan perawatan kambing yang baik dan benar.
"Semoga dengan adanya kontes ini, masyarakat jadi lebih paham akan kambing yang berkualitas sehingga meningkatkan harga kambing yang mereka pelihara," jelasnya.
Adapun, untuk peserta kontes merupakan warga se-Dusun Jogowono.
Jenis kambing yang dilombakan adalah jenis kambing Kaligesing. Peserta dibagi menjadi kelas A, B, C, D, dan E.
"Kalau dewan juri dari Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing Nasional (Perkanas)," terangnya.
Imam merinci bahwa kategori kelas A adalah untuk kambing dewasa jantan dan betina.
Kelas B mencakup kambing doro, baik jantan maupun betina, yang giginya sudah ada yang berganti.
Kelas C adalah untuk kambing jantan dengan tinggi gumba lebih dari 80 sentimeter dan betina lebih dari 70 sentimeter (belum lepas gigi).
Kelas D mencakup kambing jantan dengan tinggi gumba 65-80 sentimeter dan betina 60-70 sentimeter.
Terakhir, kelas E adalah untuk kambing jantan dengan tinggi gumba 50-65 sentimeter dan betina 45-60 sentimeter.
Dia berharap, dengan kontes ini lebih meningkatkan minat atau memotivasi para pemuda dalam bidang peternakan, khususnya kambing kaligesing.
Mengingat, selama ini pemuda di dusun tersebut dapat sekolah dari hasil penjualan kambing kaligesing.
"Semoga ke depan banyak milenial yang mau mengembangkan budidaya kambing tersebut," harapnya.
Dengan begitu, dapat meningkatkan kualitas hidup warga dengan beternak tanpa harus jauh-jauh merantau ke daerah lain.
Salah satu peserta milenial yaitu Tangin mengaku senang dengan adanya kontes tersebut.
Terlebih, dia mengantongi sejumlah juara di beberapa kelas.
"Dapat juara 1 di Kelas D jantan juara 1, juara 3 kelas D jantan, dan juara 2 kelas A jantan," sebutnya.
Dia baru pertama kali mengikuti kontes tersebut. Menurutnya, kontes tersebut sangat bermanfaat apalagi hampir semua keluarga di dusun tersebut memelihara kambing.
"Jadi lebih pengalaman dan tahu mana kambing yang bagus. Ke depan semoga ada lagi kegiatan serupa agar kambing di sini semakin dikenal," harap dia. (han)
Editor : Winda Atika Ira Puspita