Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Jogja Mohammad Komaruddin mengatakan, setiap manusia berhak mendapatkan peluang untuk sejahtera, berpendidikan, dan mempunyai raga yang sehat. "RS PKU Muhammadiyah sejak kelahirannya, sudah tidak terhitung, mereka yang sakit diupayakan untuk sehat," ujarnya.
Komaruddin juga mengatakan bahwa RS PKU Muhammadiyah telah merawat para pasien dengan seksama, tanpa membedakan golongan, tanpa membedakan strata ekonomi. Bahkan tanpa membedakan agama."Pengkhitmatan RS PKU Muhammadiyah sebagai media dakwah dan pilar kesehatan sudah tidak diragukan lagi," tuturnya.
Ditegaskannya, RS PKU Muhammadiyah telah dan akan seterusnya mewujudkan semangat Al Maun "Lintasi Zaman Sehatkan Bangsa". Memasuki usia 1 abad ini bertekad melakukan hal baik di bidang penunjang dan pelayanan rumah sakit."Dengan harapan rumah sakit ini mampu merespon persoalan-persoalan memasuki abad kedua," tambahnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyan Prof Haedar Nashir meminta agar kedua rumah sakit tersebut agar dikelola dan dimajukan lebih baik lagi. Ke depannya agar menjadi rumah sakit yang unggul dan berkemajuan.
Haedar juga mengatakan, rumah sakit tersebut merupakan lambang dari kemajuan Jogjakarta, Indonesia, dan Muhammadiyah dalam satu nafas yang sama."Ini adalah suatu upaya untuk bagaimana cara kita untuk menghadirkan usaha agar berkemajuan hidup lahir dan batin," lengkapnya. (cr2/din)