KULON PROGO - Produksi sampah yang masuk ke TPA Banyuroto ditargetkan turun tahun ini. Penurunannya bahkan disebut hingga 31 ton per hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo Duana Heru Supriyanta menyebut, target tersebut cukup realistis. Sebab pada 2025, penurunan produksi sampah juga terjadi dibanding 2024. "Tahun 2025 ada penurunan produksi sampah sebesar 1,2 ton per hari," beber Duana Senin (12/1).
Pada 2024, lanjutnya, produksi sampah mencapai 33 ton per hari. Sedangkan 2025, produksinya menjadi 31,8 ton per hari.
Penurunan ini dipicu pengolahan sampah di Kulon Progo yang mulai membaik. Penanganan sampah dari hulu telah dilakukan. Selain itu, tingkat mobilitas masyarakat 2025 cenderung mengalami penurunan.
Oleh karena itu, target pada tahun ini dirasa dapat dicapai. Mengingat beberapa kebijakan telah diterapkan akhir 2025. "Sudah ada kebijakan satu kalurahan satu bank sampah," ucapnya.
Kebijakan ini dinilai mampu mengurangi sampah masuk TPA. Membuat TPA hanya digunakan unutuk menampung sampah yang tak bisa diolah kembali.
Sementara itu, Lurah Giripeni Iswanto Adi Saputro mengaku, wilayahya sudah memiliki bank sampah dengan operasional yang memadai. Setiap harinya, sampah rumah tangga dipilah hingga diolah. Pengolahan berfokus pada sampah organik yang biasanya digunakan untuk pakan magot.
"Dari rumah tangga sudah memilah sampah, terus bank sampah kami menampung dan memilah kembali," ujarnya. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova