Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bibit Siklon 90S Dekati Jawa, BMKG Peringatkan DIY Bakal Hujan Lebat Masif Awal Maret

Guntur Aga Tirtana • Minggu, 1 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pesawat melintas di dekat awan mendung terlihat dari kawasan Kleringan, Kota Jogja, Minggu (1/3/2026).
Pesawat melintas di dekat awan mendung terlihat dari kawasan Kleringan, Kota Jogja, Minggu (1/3/2026).

JOGJA - Ancaman cuaca ekstrem membayangi DIY pada awal Maret. BMKG Yogyakarta mendeteksi bibit siklon 90S di Samudera Hindia dan menguatnya Madden Julian Oscillation (MJO) fase empat yang berpotensi memicu hujan lebat disertai angin kencang serta gelombang laut hingga 4 meter dalam beberapa hari mendatang.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, bibit siklon 90S terdeteksi di Samudera Hindia sebelah barat daya Pulau Sumatera.

Fenomena pusaran angin tersebut berdampak pada terjadinya pengumpulan massa udara di wilayah Samudera Hindia selatan Pulau Jawa.

“Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar Pulau Jawa,” ujar Warjono dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Warjono menyebut, dalam beberapa hari ke depan fenomena hujan lebat juga diprediksi semakin masif. Sebab MJO masuk ke fase empat.

Membuat proses pembentukan awan hujan semakin aktif secara spasial di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kemudian profil kelembapan udara terkini wilayah DIY juga terpantau pada kisaran 70-95 persen. Lalu suhu muka laut juga relatif hangat dari 26 hingga 29 derajat celcius.

Sehingga mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer.

“Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” pesan Warjono.

Berdasarkan prediksi BMKG, potensi hujan lebat bakal terjadi di Sleman bagian utara, Kulon Progo, dan Gunungkidul bagian utara pada Minggu (1/3/2026).

Kemudian Senin (2/3/2026) wilayah Sleman, Kota Jogja, Kulon Progo dan Bantul bagian utara-tengah dimungkinkan diguyur hujan lebat.

Sementara untuk Selasa (3/3/2026) hujan lebat bakal terjadi di Sleman, Kota Jogja, Kulon Progo, Gunungkidul, dan Bantul bagian utara-tengah.

Selama tiga hari tersebut gelombang laut masuk kategori tinggi atau berkisar 2,5 hingga 4 meter.

“Selalu perbarui informasi cuaca terkini dan pihak-pihak terkait kebencanaan,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Petrus Singgih Purnomo mengaku sudah melakukan upaya mitigasi.

Misalnya dengan melakukan pengecekan peralatan dan memastikan fungsi sistem peringatan dini banjir.

Terkait dengan potensi dampak cuaca ekstrem Kota Jogja disebut kerap mengalami kejadian pohon tumbang dan atap rusak.

Selain itu juga banjir di permukiman bantaran sungai jika terjadi hujan lebat dari wilayah utara.

“Karena itu update cuaca selalu kami teruskan ke masyarakat agar bisa mengantisipasi,” katanya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#cuaca ekstrem #siklon 90s #bmkg yogyakarta #Awal Maret #Masif #Diy #Hujan lebat