Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tetap Fit di Bulan Ramadan, Catat Waktu dan Panduann Berolahraga selama Puasa

Bahana. • Rabu, 18 Februari 2026 | 15:22 WIB
Pilates dengan matras, sebuah olahraga sederhana (pinterest)
Pilates dengan matras, sebuah olahraga sederhana (pinterest)

Berpuasa bukan berarti harus berhenti berolahraga. Meski tanpa asupan makanan dan minuman selama berjam-jam, olahraga tetap bisa dilakukan dengan aman jika disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Dokter spesialis kesehatan olahraga dr. Andhika Raspati, Sp.KO, menyampaikan strategi yang bisa dilakukan untuk tetap berolahraga selama bulan Ramadan.

Dalam diskusi kesehatan di Jakarta. Ia menekankan pentingnya penyesuaian waktu dan intensitas berolahraga agar tetap aman dilakukan saat tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu lama.

Dr. Andhika menekankan bahwa menghentikan aktivitas olahraga selama puasa berisiko menurunkan kebugaran fisik.

"Ketika kita ingin tetap aktif, pasti ada penyesuaian strateginya," kata dr. Andhika dikutip dari ANTARA, Rabu (11/2/2026).

Pilihan Jam Latihan yang Ideal Selama Ramadan

Menentukan waktu olahraga menjadi faktor penting untuk menjaga kebugaran selama puasa. Menurut Dr. Andhika, ada dua pilihan waktu yang ideal, yaitu pagi setelah sahur dan sore menjelang berbuka.

Olahraga setelah sahur dianggap efektif karena tubuh masih memiliki energi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Meski begitu, latihan sebaiknya dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang agar tidak menimbulkan dehidrasi, mengingat waktu berbuka masih cukup lama.

Dengan penyesuaian ini, aktivitas fisik tetap aman dan bermanfaat, sekaligus mendukung stamina tubuh sepanjang hari selama menjalani puasa.

"Kalau mau latihan pagi, hindari latihan yang menguras banyak keringat, (contoh olahraga yang tidak menguras keringat) misalnya nge-gym di ruangan ber-AC," kata dr. Andhika.

Sebagai alternatif, olahraga juga bisa dilakukan pada sore menjelang berbuka, meski energi tubuh pada saat itu sudah menurun karena berpuasa. Latihan sebaiknya dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang dan durasi singkat agar tetap aman dan mencegah dehidrasi.

Dr. Andhika menekankan pentingnya memilih latihan dengan intensitas rendah saat berolahraga di siang atau sore hari selama puasa.

"Jangan yang terlalu eksplosif, karena (kadar) gula sudah habis sepanjang hari enggak makan. Pilih yang mudah kayak jalan santai, slow jogging, pokoknya yang intensitas rendah. Itu enggak masalah,” ujarnya.

Agar tetap bugar selama puasa, penting untuk mengenali batas kemampuan tubuh dan tidak memaksakan diri saat berolahraga.

Karena setiap orang memiliki tingkat kebugaran yang berbeda, jenis latihan, intensitas, dan durasinya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Dengan pendekatan ini, olahraga bisa tetap aman dan efektif, sekaligus menjaga kebugaran tubuh tanpa mengganggu kenyamanan maupun ibadah puasa.

Penulis: Lutfiyah Salsabil

Editor : Bahana.
#puasa ramadan #Ramadan #fit #olahraga