PURWOREJO - Dua desa di Kecamatan Butuh, Purworejo terendam banjir akibat luapan Sungai Dlangu Rabu (12/11). Genangan air banjir tersebut mulai masuk ke permukiman warga Desa Langenrejo dan Desa Ketug pada Selasa (11/11) dini hari.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Sutijoso Brahmanto menyebut, ada 117 jiwa terdampak.
Masing-masing di Desa Langenrejo warga terdampak 80 jiwa dari 25 kepala keluarga (KK). Lalu, di Desa Ketug jumlah warga terdampak 37 jiwa di dalam 13 KK.
"Tidak ada laporan korban luka maupun jiwa," jelasnya Rabu (12/11).
Kondisi ini, lanjutnya, akibat sungai tidak mampu menampung debit air setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat. Disebutkan, tinggi banjir ini berkisar antara 30-50 centimeter.
Brahmato menjelaskan, genangan air banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga area persawahan dan pekarangan. Dia menyebut dari total warga terdampak, tidak ada proses evakuasi warga untuk mengungsi ke tempat aman. "Rumah masih dapat dihuni," jelasnya.
Saat ini, lanjut Brahmanto, tim BPBD telah melakukan asesmen secara menyeluruh di lokasi banjir. Hasilnya, genangan air berangsur surut. Aktivitas warga mulai kembali normal.
BPBD, kata dia, bersama lintas sektoral akan terus memantau debit air sungai sebagai upaya mitigasi bencana dalam menghadapi musim penghujan. "Selalu waspada cuaca ekstrem akibat fenomena hidrometeorologi," ujarnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova